Dalam Rangka Benahi Mutu Pendidikan, FEB UNDIP Lakukan Studi Banding Ke FEB UB

Kerangka Kelembagaan bagi Perekonomian
11 October 2017
Kuliah Tamu di FEB UB Menghadirkan Guest Lecture dari The Hague University, Netherlands
11 October 2017

Selasa (10/10) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya sambut kedatangan rombongan dari pihak akademik Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro, Semarang Jawa Tengah. Penyambutan dari pihak FEB UB diwakili langsung oleh Wakil Dekan I bidang Akademik yakni Dr. Ghozali Maski, SE., MS. didampingi oleh Nurul Indayati, S.E. MM sebagai Kasubag Akademik dan beberapa staff GJM FEB UB.

Acara kunjungan dimulai pukul 09.00-11.00 WIB di Ruang Sidang Guru Besar Gedung Dekanat FEB UB. Sementara dari Pihak FEB UNDIP yang diwakilkan oleh Wakil Dekan – Sumber Daya yakni Wahyu Meiranto, SE., M.Si., Akt serta beberapa pihak dari sekretaris departemen dan kepala subag akademik. Kunjungan berjalan dengan obrolan santai namun tetap membahas perbedaan-perbedaan berjalannya jaminan mutu pendidikan di kedua Fakultas Ekonomi dan Bisnis yang berbeda universitas ini.

Sebelum sesi tanya jawab dalam dan perkenalan tamu, terlebih dahulu Wakil Dekan I FEB UB membuka dengan paaparan profil FEB UB. Beliau menyampaikan beberapa badan lain selain Gugus Jaminan Mutu FEB UB yang mendukung keberlangsungan akademik seperti adanya Badan Penerbit Jurnal, PSIK (Pusat Sistem Informasi dan Komunikasi), BPM (Badan Penelitian Masyarakat), dan Laboratorium Perbankan, Laboratorium Kewirausahaan, dan Laboratorium Akuntansi. Dilanjutkan dengan penjelasan 12 prodi sarjana maupun pascasarjana yang 4 diantaranya telah mendapat akreditasi internasional dan 11 prodi mendapat akreditasi nasional A kecuali prodi S1 kewirausahaan yang masih baru buka 2 tahun berjalan ini.

Sementara beberapa hal yang dibahas dalam studi banding kedua universitas ini yakni seperti: SOP berlangsungnya jaminan mutu, keaktifan dosen wali/penasehat akademik, proses sidang kompre dan sidang skripsi, akreditasi prodi, alumni, soal ujian untuk mahasiswa dalam kelas pararel, sistem evaluasi dosen dan mahasiswa, dst. Disebutkan pula oleh Wakil Dekan 2 FEB UNDIP dalam sambutan awal studi banding bahwa sebenarnya tujuan studi banding ini dilakukan untuk membantu GPM FEB UNDIP dalam menghadapi aturan baru pemerintah yang berubah akibat adanya aturan baru pemerintah mengenai PTNBH, “Saat ini aturan PTNBH tengah digodog oleh pemerintah, untuk menyesuaikan aturan akademik yang akan berubah maka kami ingin mencoba membahas beberapa hal yang sekiranya berbeda dari Gugus Jaminan Mutu FEB UB dengan Gugus Pengendali Mutu FEB UNDIP” ujarnya. (lst)

Leave a Reply