<!–:id–>Tingkatkan Pemahaman Realitas Lapangan, PS MM FEB UB Adakan Company Visit ke PT Nippon Indosari Corpindo dan Industri Tas Rajut Kaboki<!–:–>

<!–:id–>Asah Hard & Soft Skill Mahasiswa JA FEB UB, OADA Selenggarakan Accounting Tournament<!–:–>
18 April 2015
<!–:id–>Jurusan Manajemen FEB UB Berencana Membuka Program Studi Kewirausahaan<!–:–>
20 April 2015

Guna lebih memahami proses pembelajaran teori manajemen ke dalam prakteknya di lapangan, maka pada hari Kamis, 16 April 2015, Program Studi (PS) Magister Manajemen (MM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya (FEB UB) khususnya angkatan 2014, mengadakan company visit ke PT. Nippon Indosari Corporindo, Tbk dan sentra kerajinan tas rajut Kaboki. Di PT. Nippon Indosari Corporindo (NIC) merupakan pemilik merk “Sari Roti”. Aktivitas Company Visit di NIC cukup komprehensif mulai presentasi company profile, dilanjutkan dengan observasi secara langsung; proses produksi, operasional dan quality control dan sesi terakhir adalah diskusi. Kunjungan yang dipimpin langsung oleh Ketua PS MM FEB UB, Dodi Irawanto, SE., M.Com., Ph.D.serta dosen pendamping Dr. Noermijati, SE., MTM. dan Dr. Andarwati, SE., ME. serta dipanitiai oleh Asosiasi Mahassiwa MM FEB UB.

Sebagai perusahaan manufaktur yang didukung dengan infrastruktur dan teknologi canggih dari Jepang, tentunya pabrik NIC sangat menarik untuk dipelajari karena menjadi role model bagi perusahaan yang sudah menerapkan Good Manufacturing Process (GMP). Prinsip 3H yaitu Halal, Healthy dan Hygiene merupakan standar kepatuhan yang sekaligus menjadi value chain. Mahasiswa dapat mempelajari dengan observasi langsung, bahwa perusahaan sekelas NIC memerlukan beberapa hal sehingga mampu menjadi market leader di industri ini. Kuncinya adalah integrasi strategi mulai dari manajemen investasi dan risiko, sales forecast yang tepat, planning capacity serta sizing cushion capacity, inventory, supply chain management, hingga metode rekrutmen dan training yang terstandarisasi.

Selain dari pada itu strategi Business to Business (B2B) juga menjadi arteri dalam merancang sustanaibily perusahaan dalam industri. Contohnya kerja sama NIC dengan perusahaan supplier dalam pengadaan bahan baku yang berkualitas tinggi seperti tepung Cakra Kembar Mas (yang memang dikhusukan untuk Sari Roti) dan Keju yang di supply dari Kraft.

Selanjutnya kunjungan kerja ke sentra kerajinan tas rajut Kaboki. “Aktivitas yang kami ikuti mencakupi aktivitas pemaparan mengenai apa saja bahan dari tas rajut kaboki, proses pembuatannya, cakupan wilayah distribusi, dan proses quality control”, ujar Dodi Irawanto, SE., M.Com., Ph.D. Tas rajut kaboki merupakan salah satu UMKM yang telah Go Internasional, dimana area wilayah distribusi mereka telah mencakupi beberapa wilayah di Eropa dan Amerika. Keunggulan daya saing yang mereka miliki adalah produk yang mereka jual merupakan produk berkualitas tinggi yang dibuat dengan menggunakan tangan manusia (hand made) dan hal tersebut merupakan salah satu keunggulan kompetitif perusahaan. Company visit bagi mahasiswa PS MM FEB UB memberikan wahana untuk men-benchmark apa yang mereka pelajari di kelas dengan realitas industri, dan menjadi agenda rutin program PS MM FEB UB. (dwr/feb/azm)

Di upload oleh : agus widyatama
Di upload oleh : agus widyatama
Pengelola Sistem Informasi, Infrastruktur TI dan Kehumasan

Tinggalkan Balasan