Doktor Baru: Kartika Dewi Sri Susilowati

Manajemen Health And Care
8 April 2011
Kuliah tamu oleh Prof. Joseph Mula
11 April 2011

Beberapa potensi manfaat yag diperoleh dari kemitraan berbagai sektor diantaranya reputasi yang baik, nilai brand meningkat, ijin operasi, memperluas pasar, dan kemampuan yang lebih besar untuk menarik, memotivasi dan mempertahankan kerjasama. Kemitraan juga menuai kritik negatif. Salah satu kritik utama terkait dengan potensi pengembangan kemitraan adalah bahwa pendekatan ini lebih banyak berorientasi pada kepentingan bisnis, artinya Corporate Social Responsibility (CSR) dan ide kemitraan hanya akan berjalan dan berkelanjutan bila perusahaan mendapatkan keuntungan dan manfaat yang jelas dari kemitraan tersebut

Hal tersebut disampaikan oleh Kartika Dewi Sri Susilowati dalam penelitiannya yang berjudul “Kolaborasi Multi-stakeholder: Sebuah Model Strategis Dalam Implementasi Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (Studi pada PT Unilever Indonesia Tbk)”. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap (1) Esensi model kolaborasi multistakeholder yang dilakukan oleh Unilever dalam implementasi CSR, (2) Peran masing-masing stakeholder yang terlibat didalamnya, (3) Motivasi yang melandasi keterlibatan stakeholder maupun perusahaan dalam melakukan kerjasama tersebut, (4) Strategi pengembangan masyarakat yang dilakukan Unilever dalam menjaga ‘sustainability’ pasokan bahan baku kedelai hitam.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model kemitraan strategis antara perusahaan dengan berbagai stakegolder strategisnya menghasilkan ‘power’ bagi perusahaan untuk mengendalikan pihak-pihak yang memiliki sumber daya tersebut. Atau dengan kata lain, meskipun unilever memiliki tingkat ketergantungan yang kuat akan sumber daya dari luar, namun dengan pendekatan kemitraan yang dilakukan ternyata perusahaan mampu mengendalikan stakeholder yang menguasai sumber daya tersebut untuk memenuhi kebutuhannya. Sehingga teori yang dihasilkan dari penelitian ini menunjukkan kondisi yang berlawanan dengan teori ketergantungan sumber daya (Resource Dependence Theory).

Kartika Dewi Sri Susilowati mempresentasikan hasil penelitiannya tersebut pada ujian disertasi yang berlangsung secara tertutup di Ruang Sidang Utama Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya pada 6 April 2011. Disertasi ini dipromotori oleh Prof. Dr. MS. Idrus, SE., M. Ec., Ph.D (Promotor), Dr. Mintarti Rahayu, SE., MS (Ko-Promotor), Prof. Dr. Made Sudarma, S.E., MM., Ak (Ko-Promotor), Dengan tim Dosen Penguji antara lain Prof. Dr. Djumilah Zain, SE (Penguji 1), Prof. Armanu Thoyib, SE., M.Sc., Ph.D (Penguji 2), Prof. Dr. Umar Nimran, M.A (Penguji 3), Prof. Dr. Hardinsyah, MS (Penguji 4), Prof. Edi Suharto, Ph.D (Penguji 5).

Setelah mempertahankan disertasinya di hadapan tim Dosen Penguji, Yansor Djaya dinyatakan lulus dan berhak menyandang gelar Doktor Ilmu Manajemen.

(nug/ yb)