<!–:en–>CIES: Temilnas XIV FoSSEI Diponegoro University<!–:–><!–:id–>CIES: Temilnas XIV FoSSEI Universitas Diponegoro Semarang<!–:–>

<!–:en–>BEM: Marketing Circle<!–:–><!–:id–>BEM: Marketing Circle<!–:–>
23 April 2015
<!–:en–>LSME: Tebar Mulyo of LSME 2015 : “One Smile a Thousand Love”<!–:–><!–:id–>LSME: Tebar Mulyo LSME 2015 : “Satu Senyuman Sejuta Cinta”<!–:–>
23 April 2015

Acara rutin tahunan Forum Silaturrahim studi ekonomi Islam (FoSSEI) yaitu Temu Ilmiah Nasional lancar dan sukses dilakukan di tahun 2015 ini. Tahun ini yang menjadi Tuan rumah adalah Regional Jawa tengah, tepatnya di Universitas Diponegoro Semarang. Perhelatan akbar yang dilaksanakan dari tanggal 18-22 Maret ini diikuti oleh lebih dari 400 peserta dari seluruh kampus di Indonesia yang tergolong dalam kelompok Studi Ekonomi Islam. Salah satunya adalah CIES yang berasal dari UB.

Tahun ini CIES mendelegasikan 9 orang perwakilannya dalam event akbar ini. Untuk lomba Olimpiade ekonomi Islam diwakili oleh Rifaldi Majid (Akuntansi 2013), Muhammad Iqbal (Ekonomi Islam 2012), Muhammad Hamilunni’am (Ekonomi Islam 2013) yang berada pada tim 1. Tim 2 diwakili oleh Muhammad Said Hannaf (Ekonomi Islam 2014), Sabrina Mufidha (Ekonomi islam 2013), dan Rita Indariatik (Akuntansi 2014). Sedangkan untuk cabang lomba business case Competition (BCC) diwakili oleh Azzuhri tri Ahara (Ekonomi Pembangunan 2011), Rizky dwi Saputra (Keuangan dan Perbankan 2013), dan Amel Intan Pratiwi (Keuangan dan Perbankan 2013). Semuanya terkumpul menjadi satu, berjuang mewakili CIES dalam event akbar ini.

Temilnas 2015 ini terdiri dari banyak rangkaian acara. Salah satunya adalah Seminar Nasional yang diisi oleh para pemateri nasional yang ahli dibidangnya. Seminar bertema “Revitalisasi Gaya Hidup Islami untuk Meningkatkan Pangsa Pasar Industri Halal dalam Menghadapi MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN) diisi oleh para akademisi dan praktisi, diantaranya Bapak Triyono (Direktur Internasional OJK), Irfan Syauqi Beik (akademisi ekonomi islam), Riyanto Sofyan (Pemilik Hotel Sofyan), Abdullah Yazid (Ketua Induk Koperasi Syariah BMT).

Setelah diadakan seminar pada hari pertama, dilanjutkan dengan training motivation oleh kang Rendy, sarasehan KSEI dan ditutup dengan Simposium Nasional. Pada simposium ini, semua peserta temilnas dibagi menjadi 5 komisi yang membahas secara umum perihal industri halal di Indonesia, peluang dan tantangannya setelah adanya UU No. 33 tahun 2014. Setelah berdiskusi dalam tiap komisi, akhirnya semua peserta dikumpulkan lagi dalam satu ruangan yang besar. Disinilah hasil diskusi tadi di presentasikan berupa rekomendasi yang akan disampaikan kepada para pemegang keputusan.

Pada hari terakhir, semua peserta dimanjakan untuk lebih mengenal kota Semarang. Kami melakukan field trip ke lawang sewu dan masjid agung jawa tengah. Disinilah ukhuwah dan kebersamaan antar peserta semakin terbangun dan kompak. Akhirnya, selesai dzuhur semua rangkaian acara selesai. Semua peserta kembali ke daerahnya masing-masing.

Rifaldi Majid (135020300111020)

Di upload oleh : agus widyatama
Di upload oleh : agus widyatama
Pengelola Sistem Informasi, Infrastruktur TI dan Kehumasan

Tinggalkan Balasan