Doktor Baru: Fransiskus Randa

Doktor Baru : Alimudin
24 March 2011
Doktor Baru : Suwandi
24 March 2011

Akuntabilitas secara tradisional dapat diartikan sebagai suatu hubungan pemberi, penerima dan pihak lain di luar diri mereka tentang sesuatu yang dapat diterima secara akal sehat. Disisi lain akuntabilitas diasumsikan bahwa setiap individu atau kelompok harus mempunyai kepastian hubungan yang menjadi dasar untuk melakukan suatu aktivitas, namun disisi lain diluar mereka terdapat pihak lain juga berkepentingan dengan individu atau kelompok tersebut. Karena itulah pentingnya pelaksanaan akuntabilitas dengan menjalankan prinsip-prinsip good governance yang meliputi transparansi, rasa keadilan di dalam setiap organisasi agar organisasi tersebut dipercaya oleh para stakeholder dan anggotanya.

Hal tersebut disampaikan oleh Fransiskus Randa dalam penelitiannya yang berjudul “Akuntabilitas Organisasi Gereja: Pemaknaan dan Rekontruksi Inkulturatif Nilai-Nilai Budaya Lokal” (Studi Etnografi Pada Gereja Katolik di Tana Toraja). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsi praktik akuntabilitas yang dipahami oleh para stakeholder, memaknakan praktik akuntabilitas yang inkulturatif dalam kerangka budaya lokal.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa praktik akuntabilitas dalam suatu organisasi tidak terlepas dari sejarah organisasi. Gereja sebagai salah satu organisasi tertua telah menjalani sejarah yang panjang dengan suka dan duka membangun organisasinya sehingga saat ini masih tetap eksis. Hasil pemaknaan dari praktik akuntabilitas dalam organisasi Gereja dapat dibedakan dalam tiga dimensi utama yaitu akuntabilitas spiritual, kepemimpinan dan keuangan. Ketiga kategori ini muncul dalam setiap jenjang organisasi pada stasi, paroki maupun keuskupan.

Fransiskus Randa mempresentasikan hasil penelitiannya tersebut peda ujian disertasi yang berlangsung tertutup di Ruang Sidang Utama Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya. Disertasi yang dipromotori oleh Prof. Iwan Triyuwono, SE., Ak., M.Ec., Ph.D (Promotor), Dr. Unti Ludigdo, SE., Ak., M.Si (Ko-Promotor), Prof. Eko Ganis Sukoharsono, SE., M.Com (Hons)., Ph.D (Ko-Promotor). Dengan tim Dosen Penguji antara lain Prof. Dr. Sutrisno T, SE., Msi., Ak (Penguji 1), Prof. Made Sudarma, SE., MM., Ak (Penguji 2), Gugus Irianto, SE., Ak., MSA., Ph.D (Penguji 3).

Setelah mempertahankan disertasinya dihadapan tim Dosen Penguji, Fransiskus Randa dinyatakan lulus dengan predikat sangat memuaskan dan berhak menyandang gelar Doktor Ilmu Akuntansi.

(Nug/Yb)

Tinggalkan Balasan