Doktor Baru: Yansor Djaya

Rapor Buram Ekonomi Jatim
2 March 2011
Training of Trainer Ekonomi Islam 2011
6 March 2011

Readiness for change merupakan prakondisi penting yang diperlukan untuk implementasi Total Quality Management (TQM) practice yang efektif. Tingkat readiness for change yang tinggi menggambarkan kesesuaian budaya organisasi yang baik sehingga mempengaruhi tingkat efektifitas budaya organisasi yang baik sehingga memengaruhi tingkat efektifitas implementasi TQM practice. Penilaian hubungan implementasi TQM practice dan kinerja perusahaan tidak dapat mengabaikan kemungkinan pengaruh factor eksternal terhadap kinerja sehingga sangat mungkin terjadi bahwa implementasi TQM practice yang efektif tidak membawa kepada kinerja perusahaan yang baik

Hal tersebut disampaikan oleh Yansor Djaya dalam penelitiannya yang berjudul “Pengaruh Variabel Readiness for Change, Total Quality Management Practice, Komitmen Mutu, Mutu Produk Terhadap Kinerja (Studi Perusahaan Tercatat pada Bursa Efek Indonesia)”. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji secara empiric konsisten hubungan variabel kontekstual readiness for change dalam pengujian pengaruh TQM practice terhadap kinerja dengan objek penelitian perusahaan tercatat pada Bursa Efek Indonesia.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat dua jalur utama proses hubungan readiness for change dengan kinerja, yaitu (1) readiness for change – TQM practice – mutu produk/ jasa – kinerja dan (2) readiness for change – TQM practice –komitmen mutu – mutu produk/jasa –kinerja. Total nilai koefesien jalur pertama lebih besar dibandingkan jalur kedua yang menunjukkan bahwa implementasi TQm practice yang efektif harus di dukung dengan readiness for change anggota organisasi yang tinggi agar dapatmenghasilkan quality outcome dalam bentuk mutu produk/jasa yang tinggi yag pada akhirnya eningkatkan kinerjanya.

Yansor Djaya mempresentasikan hasil penelitiannya tersebut pada ujian disertasi yang berlangsung secara tertutup di Ruang Sidang Utama Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya pada Kamis (3/3). Disertasi ini dipromotori oleh Prof. Dr. Djumilah Hadiwidjojo, S.E. (Promotor), Prof. Dr. Surachmanl, SE.,MSIE (Ko-Promotor), dan Prof. Ir. I Nyoman Pujawan, M.Eng., Ph.D (Ko-Prmotor). Dengan tim Dosen Penguji antara lain Prof. Dr. MS. Idrus, SE., M. Ec., Ph.D (Penguji 1), Prof. Armanu Thoyib, SE., M.Sc., Ph.D (Penguji 2), Prof. Dr. Djumahir, SE., MM (Penguji 3), Prof. Ir. Joni Parung, M.Eng., Ph.D (Penguji 4). dan Prof. Dr. Ir. Teuku Yuri Zagloel, M.Eng.Sc

Setelah mempertahankan disertasinya di hadapan tim Dosen Penguji, Yansor Djaya dinyatakan lulus dengan predikat cumlaude dan berhak menyandang gelar Doktor Ilmu Manajemen.

(nug/ yb)

Tinggalkan Balasan