FEB UB Melakukan Pemeriksaan Medis, guna Perhatikan Kesehatan Para Dosen dan juga Karyawan

Lomba Hijab dan Berhias Tanpa Cermin, diadakan Dharma Wanita FEB UB dalam Memperingati Hari Kartini
10 May 2014
Program Magister Manajemen FEB Sambut Baik Kunjungan Kepustakaan Program Magister Manajemen Universitas Haluoleo
14 May 2014

Kesehatan merupakan salah satu penunjang bagi produktivitas para dosen dan karyawan FEB. Hal ini melatarbelakangi FEB untuk mengadakan kegiatan General Medical Check-up (GMC) secara kolektif bagi para karyawan dan dosen. Kegiatan ini merupakan kerja sama antara FEB dengan Poliklinik Universitas Brawijaya (UB), sementara untuk pembiayaannya ditangung oleh FEB. Diadakan selama tiga hari, yakni pada tanggal 12 hingga 14 Mei 2014. Sebelumnya, pada tanggal 9 Mei 2014, seluruh dosen dan karyawan telah terlebih dahulu mengikuti sosialisasi tentang GMC. Pemateri dalam sosialisasi tersebut adalah Dr. dr. Tinny Endang Hernowati, Sp.PK. yang kini tengah menjabat sebagai kapala poliklinik UB. Dekan FEB, Prof. Candra Fajri Ananda, S.E., M.Sc., Ph.D. menuturkan bahwa kegiatan ini diadakan untuk membangkitkan kesadaran para civitas akademik di lingkungan FEB akan pentingnya kesehatan.

Dr. dr. Tinny Endang Hernowati, Sp.PK. ketika mengawali materi dengan menjelaskan tentang Poliklinik UB. “Kendati namanya masih poliklinik, namun Poliklinik UB memiliki standar yang tidak kalah jauh dengan rumah sakit. Pelayanan yang mampu dilakukan adalah hingga tingkat pratama”, ujar Beliau. Saat ini poliklinik UB telah memiliki berbagai laboratorium penunjang bagi pelayanan kesehatan kepada para warga UB.

GMC merupakan hal yang sangat perlu untuk dilakukan secara berkala bagi masyarakat yang berusia diatas 40 tahun, mengingat rentannya kondisi kesehatan pada usia tersebut. Akan tetapi walaupun belum 40 tahun, boleh-boleh saja melakukan General Medical Check-up, terutama bagi pemilik riwayat penyakit berbahaya. Dengan melakukan GMC, penyakit atau kelainan yang tidak mudah terdeteksi akan segera diketahui, sehingga tindakan penanganan juga dapat segera dilakukan untuk meminimalisir dampak negatif yang mungkin terjadi pada penderita di kemudian hari. Keterlambatan penanganan suatu penyakit dapat berakibat fatal bagi penderita. Tidak hanya kematian, apabila penyakit tersebut menular, maka ada kemungkinan keluarga dekat pun akan terkena penyakit serupa hanya karena terlambat diagnosa.

Pada kesempatan kali ini, selain melakukan sosialisasi mengenai GMC yang akan diadakan, Dr. dr. Tinny Endang Hernowati, Sp.PK. juga berbagi tips untuk hidup sehat. Pertama, upayakan makanan sehari-hari telah memenuhi kriteria 4 sehat 5 sempurna. Kedua, olahraga secara rutin selama 30 menit per hari. Ketiga, istirahat yang cukup dan sempatkan untuk rekreasi atau refreshing. Keempat, hindari stres, baik di tempat kerja maupun di rumah. Kelima, lakukan GMC secara berkala. (azm/azh)

Di upload oleh : agus widyatama
Di upload oleh : agus widyatama
Pengelola Sistem Informasi, Infrastruktur TI dan Kehumasan