Idul Adha Tour “Sharing to Fellow in the Day of Fitr”

Kuliah Perdana Mahasiswa Baru, FEB UB Tahun Akademik 2015/2016
23 September 2015
DELEGATES SEMINAR AND CALL FOR PAPER IQTISHODUNA 2015 UNIVERSITY OF AIRLANGGA
25 September 2015

Kita dituntut oleh agama untuk melakukan ibadah Qurban yang mana ibadah qurban ini penuh dengan muatan hikmah dan nilai utama yang boleh disimpulkan kepada empat faktor utama. Pertama,  untuk berbakti dan mendekatkan diri kepada Allah SWT di mana setiap umat Islam sekurang-kurangnya lima kali sehari semalam telah membuat pengakuan ikhlas terhadap Allah; sesungguhnya sembahyangku, ibadahku, hidupku dan matiku adalah semata-mata untuk berbakti kepada Allah SWT. Kedua, menghidupkan dan mensyiarkan sunnah Nabi Ibrahim as. yang kemudiannya ditetapkan dan dikuatkan oleh Rasulullah s.a.w menjadi satu ibadah yang utama bagi umat Muhammad s.a.w.   Demikianlah teladan seorang hamba yang begitu taat pada perintah Allah SWT. Sedikit sekali cerita ketaatan pada Tuhan yang terjadi pada saat ini. Kebanyakan manusia sudah lalai pada perintah maupun larangan Allah SWT. Manusia lebih taat pada nafsu tercela dan syetan yang nyata-nyata  adalah musuh abadi manusia. Manusia yang bodoh dengan seenaknya membuat hukum sendiri dan mengingkari hukum dari Allah SWT yang lebih tahu tentang manusia. Ketiga, dengan penyembelihan hewan (qurban) dapat memberi kegembiraan dan kesukaan kepada fakir miskin yang menerima pemberian daging-daging qurban. Keempat, menunjukkan tanda kesyukuran di atas apa yang dikurniakan Allah kepada manusia yang telah menciptakan haiwan itu menjadi makanan manusia.

            “Sesungguhnya Kami telah memberikan padamu nikmat yang banyak. Maka sholatlah untuk Tuhanmu dan sembelihlah (hewan qurban).

Sesungguhnya orang yang membencimu dialah orang yang terputus (dari kebaikan)” (QS. Al-Kautsar:1-3)

Merupakan tugas utama manusia di dunia ini untuk mengabdi kepada Allah. Pengabdian yang sempurna barulah tercapai dengan berperilaku sesuai dengan petunjuk-Nya. Banyak di antara kita yang mengaku beragama Islam, namun tidak sepenuh hati menjalankan perilaku kehidupan yang telah digariskan oleh Islam.

Mungkin selama ini kita menyangka bahwa menjalani hidup yang Islami hanyalah dengan menjalankan ritual ibadah, seperti shalat minimal 5 kali sehari semalam, menjalankan puasa Ramadhan, membayar zakat ataupun berhaji. Namun kita melupakan hubungan terhadap sesama manusia, seperti berbuat baik, mengerjakan sesuatu dengan ikhlas, menjadi manusia yang dapat menjadi teladan, menolong mereka yang mendapat kesusahan, dan lain-lain. Keshalihan spiritual haruslah diikuti keshalihan sosial.

Tidak sedikit nash-nash agama yang memerintahkan pribadi muslim saling mengasihi dan memerintahkan para pribadi muslim bersikap bijak terhadap sesamanya. Di antara nash-nash tersebut adalah:

”Tidak saling mengasihi dua orang manusia karena Allah, melainkan yang paling sayang kepada saudaranya, itulah yang paling dikasihi Allah.”

”Tidak beriman seseorang sehingga ia mencintai saudaranya apa yang ia cintai untuk dirinya.”  

Ditinjau dari sudut pendidikan, ibadah qurban itu adalah melatih dan membentuk watak umat islam supaya senantiasa bersedia untuk berqurban, dengan mengorbankan sebagian dari nikmat-nikmat ilahi yang dikaruniakan untuk kepentingan umat manusia yang memerlukannya. Dengan semangat ini juga umat Islam akan dapat meningkatkan kebaktian kepada Allah dan orang-orang yang beriman pula akan sentiasa siap siaga dan waspada untuk mengatasi pelbagai kesulitan di dalam kehidupan maupun perjuangan.

Semoga pelaksanaan Idul Qurban ini dapat lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus wadah untuk menggalang dan membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan, sehingga kita menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain seperti sabda Rasulullah SAW bahwa sebaik-baikmanusia ialah yang paling banyak manfaatnya kepada manusia lain. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan hidayah serta rahmat-Nya kepada kita semua dalam menjalankan segala aktivitas kehidupan ini.

Di upload oleh : agus widyatama
Di upload oleh : agus widyatama
Pengelola Sistem Informasi, Infrastruktur TI dan Kehumasan

Comments are closed.