Innovation and Implementation The concept of Smart City Towards Indonesia Gold 2045

PERAYAAN NATAL BERSAMA KMK FEB UB SANTO BONFILIO 2015 “Born in Harmony”
23 November 2015
EASTER CELEBRATION TOGETHER WITH KMK FEB UB St. Bonfilio 2015 : “Serving Others in Simplicity”
24 November 2015

Peningkatan jumlah penduduk yang tidak diiringi dengan pemerataan kesejahteraan menyebabkan terjadinya perpindahan penduduk desa menuju kota (urbanisasi) dan menetap di kota. Banyaknya penduduk Indonesia yang melakukan urbanisasi mengakibatkan munculnya persebaran penduduk yang tidak merata yakni di daerah perkotaan terutama di Pulau Jawa, sebanyak 57,4 % dari penduduk Indonesia (BPS:2010). Padatnya penduduk perkotaan menyebabkan munculnya berbagai permasalahan fisik kota, seperti pemukiman kumuh yang semakin merajalela, sampah dan limbah pabrik yang semakin menumpuk, dan kemacetan lalu lintas yang menjadi rutinitas sehari-hari. Dilain pihak, pertumbuhan penduduk tidak kunjung menurun dan wilayah kota tidak dapat diperluas sehingga mempengaruhi performa kota yang semakin memburuk. Apabila berbagai masalah ini tak kunjung diselesaikan, akan memicu masalah lain yang lebih kompleks, yang menyebabkan ketidaknyamanan masyarakat.

       Sesuai dengan visi Indonesia pada usia seratus tahun kemerdekaaan, yang dikenal dengan sebutan Indonesia Emas 2045, harapan Bangsa Indonesia adalah mewujudkan kondisi negara yang maju, makmur, modern, madani, dan dihuni oleh masyarakat yang beradab sebagai target jangka panjang Bangsa Indonesia. Salah satu harapan Indonesia Emas 2045 adalah menjadikan Negara Indonesia sebagai negara maju yang bisa bersaing di tingkat dunia. Untuk mewujudkannya, perlu dukungan dari pembangunan berbagai aspek kehidupan, salah satunya adalah melakukan pembangunan pada masing-masing daerah, termasuk perkotaan yang memiliki beragam permasalahan.

      Untuk menyelesaikan berbagai macam masalah perkotaan, muncul berbagai konsep pembangunan seperti Green City sebagai upaya untuk menyelesaikan permasalahan di bidang lingkungan kota yang mensyaratkan ruang terbuka hijau dan Digital City sebagai upaya untuk meningkatkan penggunaan teknologi informasi. dalam setiap bidang kehidupan. Salah satu konsep pembangunan yang merupakan penyempurna konsep sebelumnya adalah Smart City, yakni konsep cerdas yang menggunakan pemanfaatan teknologi komunikasi dan informasi

untuk memaksimalkan sumber daya yang ada sehingga dapat mewujudkan pelayanan masyarakat yang lebih efektif dan efisien melalui enam dimensinya yaitu Smart Economy, Smart Environment, Smart People, Smart Living, Smart Governance, dan Smart Mobility .Untuk mewujudkan konsep Smart City di Indonesia, diperlukan kesiapan sumber daya manusia yang berperan sebagai pelaku konsep Smart City. Oleh karena itu, dibutuhkan informasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai Smart City sebagai bekal masyarakat dalam pengimplementasiannya.

      Berdasarkan latar belakang tersebut maka Unit Kegiatan Mahasiswa Penalaran Universitas Airlangga kembali mengadakan Lomba Karya Tulis Ilmiah Mahasiswa Tingkat Nasional 5th Airlangga Ideas Competition yang mengusung tema “Inovasi dan Implementasi Konsep Smart City Menuju Indonesia Emas

2045” dengan harapan mampu mewujudkan Indonesia Emas 2045 melalui ide/gagasan kreatif generasi bangsa (mahasiswa) yang berkaitan dengan Smart City sehingga dapat berkontribusi melalui sebuah karya tulis yang dapat diimplementasikan demi mewujudkan generasi Bangsa Indonesia yang peduli serta berkontribusi nyata terhadap negeri dan lingkungan sekitarnya.

Di upload oleh : agus widyatama
Di upload oleh : agus widyatama
Pengelola Sistem Informasi, Infrastruktur TI dan Kehumasan