Karya Siswa dari BPK di FEB Bertambah 10 Orang

IKA
23 February 2014
Partner dari PWC Turut Mengisi Materi dalam Kegiatan Pembekalan KKN-P JAFEB
24 February 2014

          Kepercayaan pihak eksternal terhadap mutu dan kualitas FEB (Fakultas Ekonomi dan Bisnis) kian hari kian meningkat. Salah satu indikasinya adalah keputusan BPK untuk kembali mengirim sejumlah pegawainya atau yang biasa disebut karya siswa untuk melanjutkan study di FEB. Pada tanggal 21 Februari 2014 yang lalu, bertempat di Ruang Sidang Utama telah dilaksankan kegiatan serah terima kerya siswa kepada pihak FEB. Jumlah karya siswa pada kesempatan ini adalah 10 orang yang telah lolos tahap seleksi ketat. Perwakilan BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) yang hadir adalah Rio Tirta dan Iwan, sementara perwakilan dari FEB yang hadir adalah Prof. Candra Fajri Ananda, SE., MSc., Ph.D. selaku Dekan FEB dan Drs. Nurkholis, M.Buss., Ph.D., Ak. selaku Ketua Jurusan Akuntansi.

Melalui program ini, BPK meningkatkan kompetensi dari sejumlah pegawai mereka. Sehingga kualitas kerja dari BPK akan semakin meningkat. Para karya siswa memiliki kewajiban untuk memberikan laporan study kepada pihak BPK, sehingga proses dan perkembangan selama study dapat terus dipantau. Program yang telah dilaksanakan di FEB sejak tahun 2012 ini, telah 38 orang karya siswa.

Selain dengan FEB-UB, program kerja ini juga dilaksakan dengan Universitas Negeri Sebelas Maret dan Universitas Diponegoro. Rio Tirta menuturkan, “Pemilihan tiga perguruan tinggi tersebut melalui proses seleksi yang cukup panjang. Salah satu indikator penilaian Kami tentunya adalah Akreditasi”. Peningkatan kompotensi merupakan kegiatan yang berkelanjutan, sehingga ada kemungkinan BPK akan menambah program kerja sama dengan FEB. Misalnya dengan mengirim pegawai yang telah berpendidikan Strata 1, untuk melanjutkan study ke jenjang Strata 2.

Rio Tirta juga mengungkapkan harapannya agar FEB dapat lebih meningkatkan sharing ilmu dengan BPK. Mengingat latar belakang kedua institusi ini yang berbeda. BPK merupakan Praktisi, sementara FEB merupakan Akademisi. Sehingga dengan adanya sharing ilmu tersebut, maka akan meningkatkan kualitas dari keduanya.

Salah seorang karya siswa angkatan pertama yang telah sedang menempuh semester 4, Jefri Sumarga mengakui kualitas tenaga pengajar di FEB sudah sangat mumpuni. Namun Ia tetap mengharapkan adanya peningkatan kualitas FEB secara umum. Terlebih lagi FEB telah mendapatkan akreditasi tingkat internasional, sehingga sudah menjadi kewajiban bagi FEB untuk secara berkesinambungan terus menerus meningkatkan kualitasnya. (azm)

 

Di upload oleh : agus widyatama
Di upload oleh : agus widyatama
Pengelola Sistem Informasi, Infrastruktur TI dan Kehumasan