Konferensi dan Seminar Internasional III AIMI

Pelatihan Penggunaan Aplikasi Modek CGE (Computable General Equilibrium)
18 October 2012
Peningkatan Produktivitas dan Mutu Kegiatan Kecendekiaan Melalui Pelatihan EndNote
20 October 2012

Jumat-Sabtu (19-20/10), telah dilaksanakan Konferensi dan Seminar Internasional III Asosiasi Ilmuwan Manajemen Indonesia (AIMI)/Indonesian Management Scientists Association di  Swiss Belinn, Makassar.  Tema yang diusung di tahun ke-3 penyelenggaraan konferensi ini adalah Improving Organizational Performance Through Cross Culture Management (Meningkatkan Kinerja Organisasi Melalui Lintas Budaya).

Beberapa delegasi Jurusan Manajemen FEB UB antara lain: 1) Prof. Armanu Thoyib, SE., M.Sc., Ph.D (Ketua Umum), 2) Dr. Noermijati, SE., MTM (Sekretaris Umum), 3) Dr. Fatchur Rohman, SE., MSi (Ketua Bidang Akademik), 4) Dr. Mintarti Rahayu, SE., MS, 5) Prof. Dr. Moeljadi P., SE., SU, 6) Dr. Atim Djazuli, SE., MM, 7) Sunaryo, SE., MSi serta 25 orang mahasiswa S2 dan S3 Manajemen. Sementara itu, sampai saat ini telah ada lebih dari 14 wilayah yang menjadi pengurus cabang, antara lain: Sumatera Utara, Sumatera Barat (Riau),  Bengkulu, Jakarta, Bekasi, Solo, Surabaya, Malang, Bali, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara (Manado), Maluku Utara (Ternate), Jayapura.  Tahun berikutnya diperkirakan akan terjadi penambahan anggota lagi.

Para delegasi Jurusan Manajemen FEB UB tiba di Sulawesi pukul 14.00 pada Jumat (19/10). Rombongan langsung bertolak ke PT. KIMA/Kawasan Industri Makassar untuk melihat perkembangan industrialisasi di Sulawesi Selatan. Malam hari, Gubernur Sulawesi Selatan, Walikota Makassar dan Ketua Umum AIMI secara resmi membuka acara konferensi di  Gedung Karebosi.  Keesokkan harinya (Sabtu, 20/10) diselenggarakan seminar dengan pemateri yaitu Dr. Elvia Shauki ( University of South Australia) dan Prof. Dr. Basir Daud (University Utara Malaysia) selaku perwakilan akademisi, serta Dr. Hendra (Kawasan Industri Jakarta MM 2100) dari praktisi.

“Awalnya, kegiatan ini didirikan di akhir tahun 2009 oleh beberapa alumni Jurusan Manajemen yang merupakan praktisi. Misi AIMI adalah berusaha menjembatani antara dunia akademi khususnya Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya (FEB UB) dengan dunia praktisi yaitu kegiatan pengambilan keputusan (manajemen) yang ada di organisasi bisnis dan juga kegiatan pengambilan keputusan yang ada di organisasi publik atau pemerintahan. Dengan kata lain, misi AIMI adalah menjembatani antara dunia praktisi dengan akademisi di mana para praktisi bergerak lebih cepat namun secara keilmuan masih kurang. Sebaliknya, penelitian yang dilakukan oleh para akademisi  cukup tertinggal dari isu-isu terkini. Berangkat dari hal tersebut, maka didirikanlah AIMI sebagai jembatan untuk menyelesaikan permasalahan yang ada sehingga praktisi dan akademisi saling mengisi kekurangan masing-masing…,” ungkap Prof. Armanu Thoyib, SE., M.Sc., Ph.D selaku Ketua Umum AIMI.   (mir/ris)