KELAS LEGISLATIF 2018

Menilik Bisnis Kedai Kopi Melalui Do It Yourself 2018
14 October 2018
ISLAMIC FESTIVAL 2018
28 October 2018

Seorang pemimpin tidak lahir begitu saja, melainkan melalui proses penggemblengan baik
secara langsung maupun tidak langsung. Secara sadar atau tidak sadar proses ini bisa jadi sangat
beragam, bukan semata mengikuti kehendak sang pemimpin, tetapi juga belajar pada kekuasaan
yang ada di luar jangkauan mereka. Meskipun begitu, jika dibandingkan pemimpin yang lahir
dari proses yang panjang daripada pemimpin yang lahir secara instan tentu memiliki banyak
kelebihan, dia bisa berpikir lebih cermat, kreatif dan terukur. Sehingga masalah yang
dihadapinya tidak akan diperlakukan sebagai gunung tinggi yang tak mungkin didaki atau lautan
luas yang tak mungkin diseberangi. Masalah yang dihadapi oleh para pemimpin itu hanya akan
menjadi batu pijakan bagi sang pemimpin untuk menyelesaikan pekerjaannya.

Mahasiswa Indonesia merupakan bagian yang mencerminkan Indonesia di masa yang akan
datang, terlebih mereka yang hari ini aktif dalam berorganisasi, termasuk organisasi yang
berfungsi sebagai lembaga legislatif mahasiswa.

Lembaga legislatif mahasiswa ini biasa disebut dengan Dewan Perwakilan Mahasiswa
(DPM), Badan perwakilan Mahasiswa (BPM) dan lain sebagainya, tentunya organisasi yang
berfungsi sebagai lembaga legislatif mahasiswa memiliki beberapa fungsi yang hampir sama
dengan lembaga legislatif berada di pemerintahan, seperti:
1. Fungsi legislasi merupakan fungsi dari lembaga legislatif untuk membuat suatu undangundang yang akan digunakan dan diterapkan dalam mengatur segala kegiatan lembaga yang
ada, mahasiswa merupakan perwujudan dari lembaga legislatif sebagai pemegang kekuasan
tertinggi dalam pembuatan undang-undang.
2. Fungsi pengawasan merupakan fungsi dari lembaga legislatif yang bertugas mengawasi
segala kinerja yang dilakukan oleh lembaga eksekutif yang dalam tatanan mahasiswa
disebut BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) agar segala kinerja yang dilakukan lembaga
eksekutif tersebut berjalan sesuai dengan tujuan dan target yang telah ditetapkan sebelumnya
3. Fungsi anggaran merupakan fungsi dari lembaga legislatif yang bertugas untuk membuat
dan mengesahkan rancangan anggaran yang diajukan oleh lembaga eksekutif.

Dari ketiga fungsi ini dapat dilihat bahwa lembaga legislatif memiliki peran yang sangat
penting di lembaga pemerintahan dan lembaga kemahasiswaan. Dengan memiliki fungsi legislasi
maka lembaga legislatif dapat membuat sebuah undang-undang yang akan dipatuhi dan
dilaksanakan oleh seluruh anggota dalam lembaga kemahasiswaan tersebut sehingga dapat
membuat sebuah gerakan perubahan yang berguna untuk memperbaiki kegiatan kemahasiswaan
menjadi lebih baik lagi sesuai dengan kebutuhan dan keinginan seluruh warga mahasiswa di
Fakultas atau Universitas yang bersangkutan. Selanjutnya, dengan memiliki fungsi pengawasan
maka lembaga legislatif dapat mengawasi kinerja lembaga eksekutif dalam menjalankan segala
kinerjanya yang berkaitan langsung dengan kegiatan kemahasiswaan di Fakultas atau Universitas
yang bersangkutan. Jika lembaga legislatif ingin agar lembaga eksekutif tidak bertindak di luar
dari tugasnya, maka lembaga legislatif dapat mengawasi dan mengontrolnya agar tidak bertindak
sewenang-wenang terhadap kegiatan yang ada di mahasiswa fakultas/universitas. Terakhir,
dengan memiliki fungsi anggaran, maka lembaga legislatif dapat melakukan pembagian dana
yang diperoleh dengan adil kepada seluruh lembaga kemahasiswaan sesuai dengan porsi masingmasing lembaga kemahasiswaan.

Oleh karena itu, ketika seorang pemimpin ingin melakukan sebuah gerakan perubahan tidak
harus selalu dari lembaga eksekutif tetapi dapat juga melalui lembaga legislatif dengan
menggunakan fungsi-fungsi yang dimilikinya tersebut. Tetapi, kebanyakan mahasiswa kurang
tertarik untuk terjun ke dalam dunia legislatif karena dianggap lembaga yang tidak memiliki
kegunaan dan tidak memiliki andil yang besar dalam kegiatan kemahasiswaan yang ada di
fakultas/universitas.

Jadi untuk mengatasi permasalahan kurangnya kesadaran dari mahasiswa untuk mengambil
andil dalam kelegisltifan yang ada di kemahasiswaan maka DPM FEB UB membuat sebuah
Program kerja yang bernama “Kelas Legislatif”. Program kerja ini bertujuan untuk
meningkatkan kesadaran mahasiswa FEB UB tentang begitu pentingnya kelegislatifan bagi
keberlangsungan kegiatan yang ada di FEB UB dan juga untuk membuat sebuah gerakan
perubahan agar kegiatan mahasiswa FEB UB yang lebih baik. Sehingga tercipta pemimpinpemimpin yang memiliki ilmu pengetahuan dan handal di bidang legislatif, dan akhirnya
menjadi bibit yang unggul untuk melahirkan pemimpin yang baik dan benar di kemudian hari di
bidang legislatif pada khususnya dan bidang-bidang lain pada umumnya.

Kelas Legislatif 2018 merupakan kegiatan yang di dalamnya terdapat ilmu pengetahuan di
bidang kelegislatifan kepada seluruh mahasiswa FEB UB, serta juga menumbuhkan kesadaran
tentang pentingnya lembaga legislatif dalam kegiatan kemahasiswaan yang ada di FEB UB.
Dengan adanya Kelas Legislatif 2018diharapkan dapat menumbuhkan bibit yang unggul untuk
keberlangsungan kelegislatifan di FEB UB. Sehingga menumbuhkan calon-calon pemimpin
masa depan yang baik dan benar, baik di lembaga legislatif maupun lembaga eksekutif.

Rangkaian acara Kelas Legislatif 2018 dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 20 September
2018 bertempat di Aula Gedung F FEB UB. Acara berbentuk seminar dengan tiga sesi. Materi
sesi pertama yaitu tentang kelegislatifan di Indonesia yang disampaikan oleh Nurochman yang
merupakan wakil ketua II DPRD Kota Batu. Selanjutnya, materi sesi kedua tentang Good student
governance yang disampaikan oleh Rizky Emirdhani Utama yaitu seorang staf ahli DPR RI. Dan
materi terakhir, yaitu materi sesi ketiga yaitu legislator yang baik yang disampaikan oleh
Shofiyyatur Rosyidah yang merupakan Ketua Komisi Perundang-undangan DPM FH UB 2016.
Setelah materi ketiga berakhir, acara dilanjutkan dengan simulasi.

Harapan dari acara Kelas Legislatif 2018 ini sudah terwujud, yaitu dapat memberikan ilmu
yang bermanfaat dan meningkatkan pengetahuan kepada seluruh peserta yang hadir tentang
Legislatif baik yang ada di perguruan tinggi maupun Indonesia. Tujuan yang ingin dicapai telah
terwujud dengan diadakannya acara Kelas Legislatif. Tujuan awal yang ingin diwujudkan pada
Kelas Legislatif adalah sebagai berikut:
1. Memberikan ilmu pengetahuan di bidang kelegislatifan kepada seluruh mahasiswa FEB
UB
2. Menumbuhkan kesadaran tentang pentingnya lembaga legislatif dalam kegiatan
kemahasiswaan yang ada di FEB UB
3. Menumbuhkan bibit yang unggul untuk keberlangsungan kelegislatifan di FEB UB
4. Menumbuhkan calon-calon pemimpin masa depan yang baik dan benar, baik di lembaga
legislatif maupun lembaga eksekutif.

NARAHUBUNG
Ismailsyah (082236939660)

Di upload oleh : agus widyatama
Di upload oleh : agus widyatama
Pengelola Sistem Informasi, Infrastruktur TI dan Kehumasan