Mengembangkan Semangat Kepenulisan Melalui Workshop of Economic 2012

Orientasi Pendidikan (ORDIK) Program Magister “ Fast Track” FEB-UB
10 May 2012
IE Tahes 2012 Cabang Basket
22 May 2012

Sabtu (12/5), bertempat di Gedung D Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya (FEB UB), telah berlangsung acara Workshop Of Economic. Acara yang mengusung tema “Mengembangkan Semangat Kepenulisan dalam Era Ekonomi Global” ini merupakan acara yang diselenggarakan oleh Lingkar Studi Mahasisiwa Ekonomi dan Bisnis (LSME) FEB UB.

“Workshop ini bertujuan untuk memberi pengetahuan bagaimana cara menulis yang baik dan benar, sehingga harapannya ketika selesai terlaksananya acara ini teman-teman mampu menuangkan ide menulis dalam sebuah karya,” ungkap Azzahra Lesti Pratiwi selaku Ketua Pelaksana. Diikuti  kurang lebih 40 mahasiswa FEB UB, kegiatan yang merupakan program kerja Departemen Penelitian dan Penalaran LSME ini turut mengundang Aziz Arisudi SE, ME, Phd yang bertindak sebagai pemateri dan dua senior LSME yaitu Zipo R. Armando, SE dan M.Gandhi Prasetyo Sunarto, SE. Acaranya yang berlangsung mulai pagi hingga tengah hari ini di awali oleh sambutan Ketua Umum LSME, Asmaul Janah, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi pertama oleh Zipo R Armando.

Dalam materinya, Zipo menuturkan bahwa hal utama yang wajib dimiliki ketika akan menulis sebuah karya ilmiah adalah konsep dan ide. Hal tersebut disebabkan karena konsep dan ide merupakan fondasi dalam penulisan disamping perlunya sistematika penulisan yang tepat. Pada penyampaikan materinya, Zipo juga mengadakan simulasi singkat mengenai cara penggalian ide dengan mendiskripsikan suatu objek kepada peserta workshop.

Aziz Arisudi, SE, ME, Phd, Dosen Dosen Jurusan Ilmu Ekonomi FEB UB ini memaparkan mengenai penggalian ide sekaligus mencari sumber-sumber referensi yang digunakan dalam penulisan karya tulis. Dalam penyampaian materinya, beliau menekankan pada pencarian sumber-sumber referensi tidak hanya terpaku oleh text book, namun juga dapat berasal dari jurnal atau hasil penelitian-penelitian yang berkaitan dengan tulisan. Selain itu beliau juga memberikan pesan kepada peserta workshop untuk lebih sering menggunakan buku dan referensi ilmiah dalam proses pembuatan karya tulis, “”Jangan hanya terpaku pada kecanggihan media yang ada di internet. Gunakan buku dan referensi ilmiah lebih banyak akan menambah nilai dan ke-valid-an dalam proses pembuatan karya tulis”, tegas lulusan salah satu perguruan tinggi di Malaysia ini.

Usai mendapatkan serangkaian materi mengenai karya tulis, peserta juga disuguhkan materi yang penting namun sering dianggap “sepele” yaitu presentasi dan public speaking yang disampaikan oleh M Ghandi Prasetyo Sunarto, SE. Dalam materinya, senior LSME ini menyampaikan bahwa cara-cara dalam mengatasi ketakutan ketika berkomunikasi dengan orang banyak meliputi empat hal yaitu pendekatan rasional, mempelajari situasi, mengerti tujuan presentasi, dan melakukan tindakan-tindakan praktis. Pada sesi terakhir workshop ini Gandhi juga mengadakan simulasi ringan terkait dengan praktik presentasi yang bermanfaat baik ketika menghadapi presentasi di kelas maupun presentasi ketika mengikuti ajang kompetisi. Tidak dapat dipungkiri bahwa kemampuan presentasi menjadi poin penting dalam mengikuti sebuah ajang kompetisi karya ilmiah. Dengan kemampuan presentasi dan komunikasi, akan mudah menyampaikan ide-ide kita kepada juri maupun peserta lain.

Ditemui saat berakhirnya acara, Ketua LSME FEB UB, Asmaul Janah menyatakan bahwa workshop ini diharapkan dapat memotivasi mahasiswa FEB UB untuk bisa lebih produktif lagi dalam menulis.  Hal tersebut juga didukung oleh Azzahra bahwa kegiatan ini adalah bentuk pembiasaan penulisan ilmiah bagi kalangan mahasiswa yang diawali oleh pemahaman tentang penulisan dan pengembangan semangat dalam menulis. “Acara ini adalah sebagai wujud fasilitas LSME untuk mengembangkan iklim kepenulisan di lingkungan FEB UB”, tambah Azzahra (ayomi/ris)

Tinggalkan Balasan