Penabur International Choir Festival 2017 (PICF 2017).

CHARITY EVENT 2017
1 November 2017
INDIKATOR FEST 2017
1 November 2017

 

Brawijaya Economic Choir (BEC) merupakan salah satu Lembaga Semi Otonom (LSO) yang ada di Fakultas Ekonomi dan Bisnis yang bergerak di bidang paduan suara. Keinginan untuk mengembangkan kemampuan dalam seni kepaduansuaraan merupakan inspirasi bagi Brawijaya Economic Choir untuk mengikuti kegiatan Penabur International Choir Festival 2017 (PICF 2017).

Target kegiatan adalah untuk mengasah kemampuan baik secara tim, kelompok suara, maupun secara individu. Serta mengharumkan nama Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya dalam bidang paduan suara dan meraih prestasi yang membanggakan.

Peserta yang mengikuti kegiatan ini merupakan anggota Brawijaya Economic Choir angkatan  2013 – 2016. Adapun persiapan yang telah dilaksanakan peserta PICF yaitu latihan rutin selama bulan April – Juni 2017. Ssetelah libur lebaran, latihan rutin dimulai kembali tanggal 17 Juli 2017 sampai pada H-1 keberangkatan. Latihan rutin dilaksanakan 4 kali dalam seminggu pukul 18.30 – 21.00. Akan tetapi, saat puasa latihan rutin dimulai pukul 19.30 – 21.30. Latihan rutin bertempat di Aula Gedung Utama lantai 3, dan juga di depan lift Gedung Utama lantai 1 dipimpin oleh satu orang pelatih professional dan asisten pelatih dari Divisi Kepelatihan oleh mahasiswa.

Kegiatan yang dilakukan oleh peserta BEC dalam PICF adalah pada tanggal 4 September 2017, peserta berangkat dari Malang menuju Jakarta Utara dengan menaiki bus selama kurang lebih 24 jam perjalanan. Setelah tiba di Jakarta Utara pada tanggal 5 September 2017, peserta langsung memulai latihan pemanasan dan teknik vocal untuk persiapan Uji Coba Panggung pada hari itu juga di aula Pop Hotel Kelapa Gading, tempat peserta delegasi menginap. Adapun Uji Coba Panggung yang dilakukan pada saat itu membutuhkan waktu 10 menit di setiap kategori. Pada kategori Sacra Song, panggung untuk bernyanyi ternyata diluar ekspektasi peserta, dimana suara yang dihasilkan di dalam ruangan tersebut sulit untuk menyatu dan terdengar pelan. Berbeda dengan panggung untuk kategori Mixed Youth yang menghasilkan suara cukup jelas terdengar. Sehingga pada saat itu, peserta sempat minder pada kategori Sacra Song karena situasi panggungnya yang tidak mendukung.

Kemudian pada tanggal 6 September 2017, peserta sudah bersiap dari pagi hari mulai dari sarapan dan make-up. Sebelumnya, panitia PICF memang sudah mengatur pos tempat make-up agar terkoordinir dengan baik. Setelah persiapan kurang lebih 3 jam, peserta latihan pemanasan dan teknik vocal bersama pelatih. Suasana saat itu terasa berbeda dari pada latihan sebelumnya untuk Uji Coba Panggung. Peserta merasa gugup terutama singer-singer baru. Mungkin karena PICF adalah lomba pertama yang diikuti oleh sebagian besar peserta BEC. Akhirnya, tiba penampilan untuk kategori Mixed Youth membawakan 2 lagu yang cukup sulit. Banyak penonton dari alumni BEC di Jakarta yang bersedia hadir untuk memberikan dukungan serta beberapa keluarga peserta. Juri yang menilai merupakan juri yang sangat terkenal dari Inggris, Australia, Singapura dan komposer terkenal dari Indonesia. Seusai tampil, peserta merasa sudah memberikan hasil yang optimal.

Pada tanggal 7 September 2017, peserta mempersiapkan untuk lomba kategori Sacra Song di GKI Kayu Putih. Dengan panampilan Uji Coba Panggung pada saat itu yang dirasa kurang optimal, peserta mencoba untuk menampilkan yang terbaik pada lomba. Lomba ini diikuti oleh banyak peserta dari paduan suara Universitas dan Fakultas serta peserta dari negara Filipina dan Malaysia.

Tanggal 8 September 2017, delegasi BEC diberikan waktu istirahat dan memutuskan untuk refreshing ke Taman Bermain Dufan. Setelah seharian penuh bermain, delegasi BEC makan bersama di Kota Tua Jakarta sambil berbincang-bincang membicarakan mengenai perasaan dan kesan pesan sesudah mengikuti lomba.

Esoknya, pada tanggal 9 September 2017, peserta berangkat ke Penabur Bekasi untuk acara Awarding Ceremony. Dari berbagai kategori, banyak peserta dari Penabur yang berhasil mendapatkan medali emas. Kemudian tiba pada saat pengumuman kategori Mixed Youth, nama Brawijaya Economic Choir dipanggil dengan mendapatkan nilai 78,30, urutan ke-4 dengan Silver Medal. Rasa syukur dan senang muncul diiringi tepuk tangan meriah dari banyak peserta PICF. Selanjutnya, pengumuman dari kategori Sacra Song, delegasi BEC mendapatkan Gold Medal dengan nilai 82,03 bertempat di urutan ke-4. Rasa senang semakin bertambah dan ternyata melebihi ekspektasi. Awalnya peserta merasa kategori Sacra Song yang paling sulit, akan tetapi di kategori ini BEC mendapatkan Gold Medal.

Puji Syukur kepada Allah SWT atas izin dan berkat-Nya yang melimpah sehingga delegasi Brawijaya Economic Choir mencapai pencapaian yang luar biasa. Untuk pertama kalinya mengikuti perlombaan tingkat International, Brawijaya Economic Choir berhasil mendapatkan Gold Medal. Terimakasih kepada Fakultas Ekonomi dan Bisnis, alumni BEC serta keluarga BEC yang sudah memabantu dan mendukung peserta delegasi PICF. Semoga dalam lomba-lomba selanjutnya, BEC dapat lebih optimal lagi. Amin.

Di upload oleh : agus widyatama
Di upload oleh : agus widyatama
Pengelola Sistem Informasi, Infrastruktur TI dan Kehumasan

Tinggalkan Balasan