PERFECT ENTREPRENEUR DAY: Mempelajari Jiwa Kewirausahaan Harus Mulai Sekarang

Hasil Wawancara Calon Instruktur Bimbingan Belajar dan Pengumuman Koordinasi Persiapan Bimbingan Belajar.
23 September 2012
BI: Perekonomian Indonesia Membaik di Tahun 2012
26 September 2012

Kewirausahaan kini merupakan hal yang penting yang harus diketahui oleh setiap orang. Kewirausahaan juga tidak hanya berfokus pada proses memproduksi dan menditribusikan barang atau jasa semata, namun kini yang terpenting adalah penanaman jiwa kewirausahaan itu sendiri baik untuk diaplikasikan dalam dunia usaha yang sesungguhnya atau mengaplikasikan jiwa seorang wirausaha ke dalam kehidupan sehari-hari. Hal tersebutlah yang menjadi landasan mengapa jiwa kewirausahaan begitu penting khususnya dalam menghadapi persaingan dunia kerja. Akan lebih baik apabila penanaman kewirausahaan tersebut sejak dini ditanamkan dan sesegera mungkin untuk diterapkan.

Selasa-Jumat (23/9-26/9), bertempat di Basement Gedung E FEB UB telah berlangsung PERFECT ENTREPRENEUR DAY yang merupakan rangkaian KRIDA MAHASISWA (KRIMA). PERFECT ENTREPRENEUR DAY merupakan kegiatan dalam bidang kewirausahaan yang diikuti oleh mahasiswa baru dan terbagi menjadi 36 kelompok. Menurut Muhammad Dimar Alam (Koordinator Acara PERFECT 2012), kelompok yang mengikuti bazaar kewirausahaan dalam rangka rangkaian KRIMA ini terbagi menjadi 2 kloter. “Masing-masing kloter diisi oleh 18 kelompok yang akan menunjukkan kreatifitas mereka di bidang kewirausahaan selama 2 hari,” ungkap mahasiswa Akuntansi 2010 ini.

Hal senada juga diungkapkan oleh Indah Sulistyawati (Penanggungjawab KRIMA 3). Dalam keterangannya, mahasiswi Ilmu Ekonomi ini mengungkapkan bahwa Perfect Entrepreneur Day ini merupakan pengaplikasian dari business plan yang dibuat mahasiswa baru pada saat pelaksanaan PK2MABA Agustus lalu. “Namun dalam bazaar ini tidak menutup kemungkinan bagi rekan-rekan maba untuk menjual produk lain, ” jelasnya. Indah juga menambahkan bahwa dalam rangkaian acara ini rekan-rekan maba tidak hanya sebatas menjual produk namun juga menampilkan kreatifitas mereka. “Bazar ini juga akan dinilai dan yang terbaik akan mendapatkan apresiasi. Adapun komponen penilaiannya adalah keunikan stand, aspek penjualan, dan kemampuan promosi, ” lanjut Indah.

Penilaian ini memacu masing-masing kelompok untuk berlomba-lomba menarik pembeli dan mendekorasi seunik mungkin stand tempat berjualan mereka. Tidak hanya jenis produk yang unik, rasa dan harga yang ditawarkan juga bersaing. Seperti yang dtunjukkan oleh stand nomor 1. Kelompok yang diberi nama Appraisal ini sengaja mendesain stand mereka dengan nuansa batik karena produk yang mereka jual adalah makanan Indonesia yang berupa jajanan pasar. Tidak hanya stand 1, stand 8 juga mendesain stand mereka secara unik dengan mengusung tema angkringan yang saat ini sedang tren dikalangan muda mudi.

Eka Hardyansyah (Ketua Pelaksana PERFECT 2012) mengungkapkan bahwa dengan acara bazaar kewirausahaan ini diharapkan para maba mampu mempraktikkan nilai kewirausahaan dalam persaingan dunia kerja yang kelak akan mereka hadapi. “Karena sesungguhnya  bazaar ini merupakan miniatur dan simulasi sederhana dari pembelajaran kewirausahaan itu sendiri, mereka diajarkan untuk bersaing sehat, kerjasama, inovatif, dan kreatif,” tutur Eka.

Apresiasi bagi peserta stand terbaik diumumkan saat penutupan KRIMA pada Sabtu (28/9). “Mereka yang terkreatif dan terbaik sesuai penilaian panitia akan mendapatkan hadiah dan semoga tujuan mereka dalam bazaar ini bukan semata-mata berorientasi pada profit namun pada benefit apa yang akan mereka dapat nantinya. ”jelas Indah. (ay)

Tinggalkan Balasan