PMIE FEB UB Tunjukkan Continues Improvement Tahun 2017 Saat Kaizen Report ABEST21

MUKERNAS LPM INDIKATOR KE-IX
7 September 2017
Tiga Jurusan di FEB Laksanakan Osjur Secara Serentak di Hari Minggu
10 September 2017

Hari sabtu (9/9), Program Magister Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya (PMIE FEB UB) telah sambut kunjungan dari The Alliance of Bussiness Education and Scholarship for Tommorow, a 21st Century Organitation (ABEST 21) yang bermaksut untuk melakukan Kaizen Report. ABEST21 merupakan lembaga akreditasi yang perpusat di Tokyo namun memiliki cakupan wilayah Asia Pasifik. Sementara Kaizen Report ini dimaksutkan untuk melihat Continues Improvement dari PMIE FEB UB sebagai salah satu Program Studi (PS) yang telah memperoleh akreditasi A dari ABEST21.

Rangkaian acara Kaizen Report berlangsung di Ruang Sidang Utama Gedung Dekanat FEB UB. Acara dimulai dari pukul 12.00-17.30 WIB dengan 2 sesi utama, yakni: sesi pertama ABEST 21 bertemu dengan Tim Manajerial, seperti: Dekan, Ketua PMIE, Ketua Tim Post Test, dan Para Dosen PMIE dan sesi kedua yakni interview yang dilakukan oleh ABEST 21 terhadap mahasiswa PMIE yang diwakilkan oleh 15 mahasiswa tertunjuk. Sementara itu untuk yang mewakili Tim Asesor dari ABEST21 ada 3 orang yakni: Prof Fumio Itoh sebagai presiden ABEST21, Prof Utomo Sarjono Putro, M.Eng dari Institut Teknologi Bandung, dan Popy Rufaidah, SE, M.BA., Ph.D dari Universitas Padjajaran.

Beberapa Continues Improvement PMIE FEB UB yang akan disampaikan dalam Kaizen Report Tahun 2017 seperti yang disebutkan oleh Devanto Shasta Pratama, SE., M.Ec., Ph.D. sebagai Ketua Test Post, yakni sebagai berikut:

  1. Pengelolaan keuangan sudah melalui sistem online
  2. Penerimaan mahasiswa baru secara online yang pada tahun sebelumnya dan 2 tahun sebelumnya masih menggunakan sistem pendaftaran manual
  3. Dosen dan Staff sudah banyak submit jurnal Internasional dan mengikuti seminar Internasional
  4. Dengan berbagai promosi, mahasiswa pelamar PMIE FEB UB tahun ini meningkat yang menandakan seleksi masuk mahasiswa lebih ketat sehingga input mahasiswa pun lebih berkualitas

Sementara itu untuk beasiswa yang saat ini bekerjasama dengan PMIE yakni seperti dari Bappenas, Kemenkeu, LPDP, Budi Dalam Negeri, dan lainnya. Selain Akreditasi dari ABEST 21 ini PMIE saat ini juga telah menyandang Akreditasi A secara nasional.

Sebagai Ketua Test Post yang menyiapkan berkas Kaizen Report Ini, Devanto juga menyampaikan harapannya, “ Semoga PMIE tetap ikut semangat ABEST21 dan terus mengikuti Continues Improvement karena ini hanya sebagai salah satu tahap saja. PR kita masih banyak karena harus tetap menunjukkan perkembangan yang lebih baik setiap tahunnya. Untuk penentuan nanti pada tahun 2018 yang akan dilakukan akreditasi ulang, apakah masih layak mendapat akreditasi atau tidak. Oleh itu dari tahun ketahun harapannya kita harus tetap dinamis.” jelasnya. (lst)