Sekilas Kesan Pelajar Lincoln University Dalam Program International Summer School (ISS) 2016

MANAJEMEN IN CARE
11 November 2016
Pelajar International Summer School (ISS) Mengikuti Latihan Tari Jejer Jaran Dawuk
11 November 2016

14731126_1353320668041621_3681725049123092547_nTinggal dan menempuh proses pendidikan selama tiga minggu di Malang merupakan pengalaman yang menarik bagi para pelajar dari Lincoln University yang mengikuti program International Summer School (ISS) 2016 di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya (FEB UB). Manas Pande, salah satu pelajar, merasa sedikit tertantang di awal sebab segala hal yang ada di Malang tentu berbeda dengan di negara asalnya, New Zealand. Perbedaan seperti cuaca, kehidupan masyarakat, lalu lintas, dan lain sebagainya justru dianggapnya sebagai “learning experience” yang sangat menarik.

Ketika ditanyakan mengenai kesan mengikuti course dalam program ISS, Manas mengungkapkan bahwa ia merasa senang sebab selain memperoleh pemahaman secara teoritis, juga terdapat pembelajaran secara praktikal, yakni kunjungan ke UMKM yang ada di Kota Malang, seperti Dinoyo Keramik, Keripik Tempe, Kerajinan Batik, dan Greenfields Malang. Ia juga merasa gembira melihat orang-orang khususnya pelajar yang memiliki semangat dan kemauan untuk terjun langsung ke jalan menjajakan produk bisnisnya. Hal ini mencerminkan semangat juang orang Indonesia untuk mengembangkan bisnisnya.

Manas juga mengungkapkan bahwa fasilitas yang disediakan cukup memadai baik untuk menunjang proses pembelajaran maupun tempatnya tinggal bersama pelajar lainnya. Materi kursus tentang Bahasa Indonesia juga men-support mereka memahami beberapa kata yang sering diucapkan dalam sebuah percakapan. Di samping itu, seminar ISME juga membantu para pelajar untuk memahami kondisi UMKM di Indonesia khususnya Malang. Bagi Manas, UMKM Indonesia sangat potensial untuk dikembangkan, “They starting small, but thinking big”, ungkapnya. (gde)