Sherlita Nurosida, Delegasi NYGYLS Untuk Indonesia di New York

Lawatan Delegasi Massey University Di FEB UB
20 April 2013
Dialog Jurusan Ilmu Ekonomi FEB UB dengan Stakeholder, Alumni dan Mahasiswa
21 April 2013

 

Model  United  Nations  (Model  UN  atau  MUN) adalah kegiatan akademik atas simulasi Sidang Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) yang bertujuan untuk memberikan pendidikan kepada generasi muda tentang kewarganegaraan, komunikasi efektif, teknik negosiasi, dan diplomasi internasional. MUN bukanlah sebuah exchange atau pertukaran pelajar, namun sebuah kompetisi internasional yang pertama kali dikembangkan oleh PBB untuk meningkatkan awareness pelajar di dunia dengan berbagai award yang diberikan kepada delegasi terbaik dan position paper terbaik.

Sherlita Nurosidah, mahasiswi Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya JAFEB UB) ini menjadi salah satu mahasiswa dari berbagai negara di dunia dan menjadi satu satunya mahasiswa dari Indonesia bahkan di antara Negara-negara ASEAN yang ditunjuk oleh International Committee for UN Culture and Education Promotion (ICCE) sebagai Special Committee.

New York Global Young Leaders Summit International MUN (NYGYLS Int’l MUN) adalah Model Sidang PBB yang diadakan selama 5 hari (25-30 Maret 2013) di Grand Hyatt serta UN Heartquarter di New York dan diperuntukkan bagi mahasiswa Strata-1 serta Siswa SMA dari semua jurusan dari berbagai belahan dunia. NYGYLS Int’l MUN muncul dari kerja sama antara ICCE dengan Special Committee yang dibentuk dari berbagai latar belakang.

Kegiatan NYGYLS 2013 dihadiri oleh sekitar 500 delegasi yang berasal dari Asia, Afrika, Amerika, Timur Tengah dan Eropa dan 8 orang Special Comittee yang dipilih langsung oleh ICCE. Sebagai salah satu Special Committee, Sherlita (panggilan akrab mahasiswi berkacamata dengan segudang prestasi internasional ini) ditunjuk sebagai salah satu bagian dari organizer MUN. Dalam kegiatan ini, Sherlita bertindak sebagai advisor sekaligus menjadi juri. “NYGYLS 2013 ini berfokus pada diplomatic skill, contohnya ketika tiap – tiap delegasi diberikan assigned country mereka harus memperbanyak informasi dan analisa tentang posisi negara tersebut dan harus dapat mempertahankannya. Pada sesi terakhir tiap – tiap komite akan menghasilkan resolusi dari tiap topik yang dibahas”, terang Sherlita.

Mahasiswi dengan IPK 3,5 ini sebelumnya telah aktif dalam berbagai kegiatan internasional. Dalam setahun terakhir, berbagai kegiatan telah diikutinya, diantaranya menjadi Delegasi MUN 2012 di Singapura, Delegasi dan Pembicara dalam Asian Energy Summit 2012 di Singapura, Delegasi dalam International Youth Forum 2012 di India, Pemimpin Sidang dari Asian Development Bank (ADB)  dalam Asia-Pasific International Model United Nations (APMUN) 2012 di Gedung PBB-Bangkok, Duta Indonesia dalam ASEANpreneurs 2012-13 di Singapura, Pemimpin Sidang dalam NiMUN di Pakistan, Deputy Under Secretary General-Public Information di NLUMUN, India dan banyak lagi prestasi telah diraih oleh dara kelahiran Jombang 19 tahun silam.

“Banyak manfaat diperoleh dari keiikutsertaan ini, diantaranya menambah wawasan dan ilmu mengenai kepemimpinan dunia dalam kegiatan internasioanl khususnya PBB; memperluas jaringan karena yang peserta yang hadir berasal dari berbagai Negara di dunia; wahana untuk saling bertukar pikiran, ide, kebudayaan, dan perkuatan kerjasama diantara Negara peserta. Dan yang terpenting lagi yaitu mengenalkan Universitas Brawijaya di kancah Internasional,” papar Sherlita. (ris)