TEMU ILMIAH NASIONAL FoSSEI XV

DELEGATION CALL FOR PAPER FORNETIF UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA 2016
10 May 2016
TRAINING CIES 2016
13 May 2016

Perhelatan akbar bernama Temu Ilmiah Nasional yang ke XV selesai dengan lancar tanpa hambatan menghalang. Salah satu agrnda besar FoSSEI ini merupakan agenda tahunan dan rutin dilaksanakan sejak satu tahun berdirinya organisasi tersebut. Temu Ilmiah Nasional atau yang disingkat TEMILNAS tahun ini delaksanakan oleh KSEI (Kelompok Studi Ekonomi Islam) FIES Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, tepatnya pada tanggal 10 sampai 13 Maret 2016. Berbagai KSEI dari Sabang sampai Palu berbondong-bondong berkumpul ke Jogja untuk berpartisipasi. Tercatat lebih dari 500 orang terdaftar sebagai peserta TEMILNAS.

Diawali dengan seminar Internasional yang dihadiri oleh lima pemateri baik dari luar negeri membuat Aula Sportarium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dipenuhi ratusan orang. Seminar ini mengangkat tema Modal Sosial dalam Pembangunan Ekonomi Berbasis Pedesaan. Bapak Arief Muftie, ketua ABSINDO (Asosiasi BMT Indonesia) merupakan salah satu pematei menyampaikan pentingnya membangun desa. Karena desalah lumbung pangan bagi masyarakat Indonesia. Beliau juga menekankan pentingnya sebuah “Gerakan Kembali ke Desa”. Senada dengan belliau, pemateri-pemateri yang lain tidak lupa memotivasi para peserta untuk mneyiapkan diri dalam membangun desa-desa yang ada di Indonesia. Di akhir acara, FoSSEI menandatangani MoU bersama ABSINDO untuk mengajak para anggota FoSSEI bersama-sama membangun desa dalam program Desa Emas yang diprakarsai oleh ABSINDO. MoU kedua disepakati FoSSEI dengan Komunitas BigBOSS, sebuah komunitas bimbingan bisnis online.

Acara-acara lain yang ada dalam TEMILNAS kali ini antara lain ada Olimpiade Ekonomi Islam, Debate Competition, Simposium, Talkshow Eksekutif, SarasehanFoSSEI dan Fildtrip. Setelah proses penyisihan dan semi final, akhirnya terpilihlah para pemenang dari dua lomba tersebut. Pada olimpiade Ekonomi Islam, KSEI ISEG yang berasal dari Universitas Padjajaran berhasil menjadi juara 1, disusul oleh KSEI Progres dari STEI TAZKIA sebagai juara 2, dan di peringkat ketiga diduduki oleh KSEI ISEF STIE SEBI. Sedangkan pada kompetisi debat, peringkat pertama diraih oleh KSEI IESC Universitas Islam Indonesia, juara 2 KSEI SEFdari Universitas Gajah Mada dan posisi ketiga detempati oleh KSEI CIOS dari Universitas Darussalam, Gontor.

Penyelenggaraan TEMILNAS bukanlah ingin menunjukan KSEI mana yang lebih unggul daripada yang lain, tapi sebagai sarana untuk mengukur penyebaran keilmuan pada KSEI si seluruh Indonesia. Seperti yang dikatakan oleh Presidium Nasional yang oleh Multazam Zakaria dalam sambutannya pada awal pembukaan acara TEMILNAS XV bahwa tujuan diadakannya agenda ini adalah sebagai sarana ukhuwah dan transfer knowladge antar KSEI yang lain.

Acara kemudian ditutup dengan gathering night yang diadakan di Lapangan Bintang Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dengan menghadirkan beberapa penampilan untuk memeriahkan acara perpisahan ini. Satu persembahan yang membuat para anggota FoSSEI berpadu adalah saat menyanyikan Mars FoSSEI secara bersama-sama dengan dipandu oleh para Koordinator Regional dan Presidium Nasional.

Di upload oleh : agus widyatama
Di upload oleh : agus widyatama
Pengelola Sistem Informasi dan Kehumasan (PSIK FEB UB)