Ulfa Purwaningsih: Dengan Project Batu Bata Berhasil Meraih Penghargaan diajang Internasional

Mengenal Lebih dalam tentang Perekonomian di Indonesia
23 June 2014
Rektor UB Paparkan Program 100 Hari Kerja Di Hadapan Civitas Akademika FEB UB
8 July 2014

Berbekal project batu bata, Ulfa Purwaningsih mahasiswa Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya bersama timnya; Nina dan Windi (FMIPA UB) berhasil meraih penghargaan di ajang Korea International Women’s Invention Exposition (KIWIE). Di kompetisi yang rutin diadakan sejak tahun 2008 ini, Ulfa bersama timnya membuat project yang berjudul “The Use of Sugar Factory Dust in Making Seismic-resistant Bricks”. “Kita membuat batu bata dari abu atau dust limbah pabrik gula. Kami membuat terobosan bagaimana caranya agar batu bata ini bisa diproduksi massal dan memilki value added yang lebih, serta memiliki pola bisnis yang baik” tutur Ulfa.

KIWIE diselenggarkan (16-19/5) di Center, 27 Kangnam-Daero, Secho-gu, Seoul, Korea Selatan. Dengan slogan “Women Inventor’s Network for creative Business”. Event ini diadakan bertujuan ”To raise awareness about women’s invention activities and expand the base for women inventors, To promote the exchange among women inventors home and abroad and build an international network, To encourage the distribution of women’s outstanding inventions”. Tema KIWIE tahun ini adalah “The Creative Economy-Putting Innovation Into Action”.

Kurang lebih ada 200 women inventors, entrepreneurs dan para mahasiswa dari seluruh dunia. 31 tim dari luar Korea Selatan (Indonesia, Jerman, Polandia, Russia, Turki, Tiongkok, Vietnam, Cote d’ivoire, Mesir, Laos, Thailand, Iran, Romania, Uganda, Malaysia, Taiwan, Macedonia, Kyrgystan, Tajikistan, Nigeria, Bosnia and Herzegovina, Yaman, Mozambique, Mongol, dan Saudi Arabia) dan 19 Tim lainnya dari Mahasiswa berbagai Universitas di Korea Selatan. Sedangkan untuk Exposition 101  tim dari perusahaan-perusahaan Korea Selatan.

Penghargaan yang diberikan diajang ini yaitu Main Awards : Grand Prix dan KIWIE Awards (Gold, Silver, Bronze Medal) dan Special AwardsWIPO Award, KIPO award,  Seoul Mayor Award etc. Mahasiswa yang pernah menjadii ambassador Green Leaders Youth-2013 ini, berhasil meraih Main Awards yaitu Gold Medal dan Special Awards dari Turkish Patent Institute Award as The Best Women at Korea International Women’s Invention Exposition diajang KIWIE.

“Banyak hal yang kita peroleh disana, dari segi pengetahuan, pengalaman, dan jejaring. Pengalaman yang tak terlupakan adalah saat mendesain booth dengan aneka pernak-pernik khas indonesia, salah satunya “JARANAN” tersimpan cerita lucu disana. Be proud of Indonesia, Be Proud of  FEB UB. Semoga ini bukan langkah yang terakhir dan saya berharap akan lebih banyak lagi pemuda-pemuda khususnya dari FEB UB yang akan terus menorehkan prestasinya dan membuat Indonesia setara”,tutur mahasiswa yang pernah meraih The Best Presentation Award dari kompetisi ICAST-7 di Seoul. (hdn/azh)

Di upload oleh : agus widyatama
Di upload oleh : agus widyatama
Pengelola Sistem Informasi, Infrastruktur TI dan Kehumasan