Kuliah Tamu Leadership: Mistakes is Asset

BUSINESS PLAN COMPETITION APPEAR CREATIVITY AND INOVATION 2017 (BPC-ACI 2017), UNIVERSITAS RIAU
24 May 2017
Sidang Yudisium Semester Genap 2016/2017 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
24 May 2017

dsc_2821
Kuliah Tamu yang diselenggarakan hari ini (24/5), mengundang salah satu Leadership Lecturer dari Suzuki Finance yakni Hendry Y Setiabudi. Kuliah berlangsung di Ruang Sidang Utama Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya, mulai pukul 9.30 s.d. 12.30 WIB dan diikuti oleh lebih dari 50 mahasiswa dari Jurusan Manajemen.

“Kuliah tamu ini sengaja diadakan dan mengundang Mr Hendry, beberapa kelas yang mengikuti kuliah tamu ini seperti Kelas Leadership dan Kelas Manajemen Keuangan” ujar Risna Wijayanti SE., ME., sebagai dosen Manajemen Keuangan.

Materi yang disampaikan dalam kuliah tamu ini selaras dengan mata kuliah yang digantikan yakni dengan tema Leadership in fast-volalite changes. Dengan penyampaian materi yang menggunakan bahasa inggris, ia menyampaikan bahwa perlunya perubahan termasuk dalam bagian Asean Economics Community. Sebagai seorang pemimpin tentunya perlu mengalami transformasi seiring dengan berubahnya teknologi yang begitu cepat. Bagaimana caranya? “Start planning, indentify your wishes, look it, determine, exsecute, and evaluate” papar Hendry.

Selain itu beliau juga menyebutkan bahwa akan terdapat berbagai kesalahan yang akan dihadapi seorang leader seperti: Volatify, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity. Namun ia juga menyampaikan bahwa itu semua merupakan asset yang dimiliki seorang leader. Diakhir presentasinya, ia memberikan keyword kepada peserta “Be creative and open minded. Dont hesitate to always learn, even youre deemed as retarted. Stretch out your max effort and keep struggling.” pesannya.

Dilanjutkan, dalam sesi selanjutnya yakni tanya jawab terdapat satu mahasiswa yakni M Raihan dari Jurusan Mananjemen bertanya “Pengalaman apa yang pernah menjadi tantangan dan bagaimana cara mengatasinya?”,  kemudian ditanggapi oleh Mr Hendry “Menurut pengalaman saya, bekerja dengan berbagi orang dari beberapa etnik yang membuat saya harus tetap profesional walaupun kadang bekerjasama dengan sesama etnik misal jawa lebih nyaman”. Kemudian acara dilanjutkan dengan penyerahan souvenir dari FEB UB kepada Hendry Y Setiabudi dan Sesi Foto Bersama. (lst)