Pemberdayaan Anak Jalanan menjadi Pengusaha Masa Depan oleh 6 Mahasiswi UB

Materi PKKMABA 2020 FEB UB
20 September 2020
Tak Hanya Belajar, Para Mahasiswa Universitas Brawijaya Peduli Akan Pendidikan Anak Autis
20 September 2020

“Kesuksesan berasal darimana saja, tetap fokus, komitmen, dan disiplin”-Anonim

Pengabdian masyarakat tidak selalu terfokus pada pembangunan desa, pembangunan kota dengan memberdayakan anak jalanan dapat menjadi titik balik perkembangan masyarakat perkotaan. Hal itu yang dilakukan oleh 6 mahasiswi Universitas Brawijaya, khususnya Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Mereka yang akrab disapa Dini, Diah, Dita, Elok, Fatimah, dan Tyas ini membuat sebuah gerakan bernama Inkubator Kewirausahaan Kreatif. Gerakan ini dikhususkan pada anak jalanan menggunakan pendekatan langsung agar mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan. Mereka yang saat ini sedang mengikuti PKM yang diselenggarakan oleh DIKTI ini memilih pemberdayaan masyarakat karena itu merupakan salah satu langkah kecil untuk menyelesaikan berbagai permasalahan di masyarakat. Menurut mereka, permasalahan yang ada pada anak jalanan berasal dari ekonomi dan masalah keluarga. Anak jalanan ini juga akan membuat generasi selanjutnya tidak mengalami perkembangan karena anak jalanan berada pada lingkaran yang tidak akan selesai permasalahanya.

Dengan melihat permasalahan yang selalu ada di setiap sudut kota, Dini berkata “Kami sebagai anak Fakultas Ekonomi dan Bisnis membuat sebuah platform bernama K-REAR yang gunanya untuk memperbaiki taraf hidup anak jalanan dengan implementasi kegiatan inkubator wirausaha yang telah disesuaikan dengan kondisi anak jalanan”. Dini juga menambahkan bahwa K-REAR mempunyai 4 pelatihan kewirausahaan yang akan membuat anak jalanan tumbuh karakter wirausaha, dapat meningkatkan daya kreativitas, mempunyai dasar-dasar kewirausahaan, dan tentunya memiliki kemampuan dalam mengelola arus kas masuk dan keluar. Dalam program ini, anak jalanan secara tidak langsung sudah menanamkan mindset pentingnya kewirausahaan dan menumbuhkan jiwa kreativitas dalam mengolah suatu produk.

K-REAR yang sudah ada dari awal bulan Agustus 2019 ini sudah melakukan survei pasar. Subjek K-REAR ini merupakan anak jalanan yang harus dinaikkan taraf hidupnya. Dini dan teman-teman sudah menjelajahi berbagai sudut Kota Malang untuk mencari anak jalanan. Harapannya, dengan pelatihan-pelatihan yang sudah dilakukan ini dapat membantu pemberdayaan anak jalanan, dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia, dan memberi bekal wirausaha untuk bekal masa depan.

Oleh : Niluh Maharani Safitri (niluhnoni12@gmail.com)

Di upload oleh : agus widyatama
Di upload oleh : agus widyatama
Pengelola Sistem Informasi, Infrastruktur TI dan Kehumasan