Spending Society

(Indonesia) Dua Mahasiswi Imut Taklukkan Kompetisi Internasional di Universitas Ma Chung
23 May 2019
Salah Satu Tim PKM FEB UB yang Lolos Pendanaan Meneliti Efektivitas Branchless Banking
27 May 2019

Masyarakat juga nyaris tidak memiliki alternatif yang lebih baik karena biaya transportasi darat dan kereta api memiliki keterbatasan masing-masing. Biaya transportasi darat tengah terganggu dengan tarif tol yang harganya relatif mahal, bahkan beberapa tol beberapa hari ini mengalami kenaikan yang melintasi Cikarang. Adapun layanan kereta api hambatannya berada pada kapasitasnya (daya tampung) yang masih terbatas sehingga dapat disimpulkan koneksitas transportasi antardaerah masih terganggu karena biaya yang belum efisien.

Kedua, pemerintah perlu menjaga agar ketersediaan lapangan pekerjaan tetap memadai dengan besaran tingkat upah yang moderat. Kedua faktor juga sangat berkaitan dengan daya beli. Tugas pemerintah adalah menjaga agar daya saing industri nasional tetap menyala di tengah gempuran impor yang akhir-akhir ini kian luar biasa, yang salah satunya disebabkan gencarnya pasar daring (online).

Selain mengatasi persoalan struktural yang menjurus perbaikan efisiensi usaha, pemerintah juga perlu mengawasi dan mengendalikan jumlah produk-produk impor yang bertebaran. Jangan sampai konsumsi yang menguat ini malah justru mematikan semangat produsen lokal yang tentu juga ingin merasakan kebahagiaan di saat permintaan pasar sedang berada di titik puncak.

Ketiga, pemerintah perlu semakin menggiatkan kegiatan swadesi (bangga dengan produk sendiri). Dalam pengamatan penulis, karakter konsumen kita memang sangat rasional terkait daya saing harga, tetapi hal tersebut semestinya juga perlu diimbangi dengan perhatian mengenai dampak terhadap pembangunan ekonomi negeri. Memang dalam beberapa hal produk luar negeri menawarkan harga dan kualitas yang lebih menjanjikan bagi konsumen ketimbang produksi kita sendiri.

Tapi masyarakat juga perlu disadarkan kalau produsen lokal tidak kita dukung, mereka akan semakin kehabisan napas untuk mengembangkan usahanya sehingga sebagai negara yang hingga saat ini hidupnya sangat bergantung pada konsumsi. Ada baiknya jika kampanye pembangunan ditata secara sistematis dan masif agar demokrasi ekonomi dapat berjalan dengan baik, yakni dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.

Di upload oleh : agus widyatama
Di upload oleh : agus widyatama
Pengelola Sistem Informasi, Infrastruktur TI dan Kehumasan

Leave a Reply