
MALANG, 8 April 2026 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya (FEB UB) kembali menyelenggarakan kegiatan Kuliah Bakti Alumni yang menghadirkan para praktisi sukses untuk berbagi wawasan kepada mahasiswa. Kegiatan yang berlangsung di Aula Gedung F lantai 7 ini dipandu oleh dosen FEB UB, Erie Awali Fikri, sebagai moderator.
Dua alumni lintas generasi hadir sebagai pemateri utama, membahasa tantangan dunia kerja hingga tren bisnis masa depan.
Pemateri pertama, Ahmad Arif Rahman Saidi, S.E., M.H., Direktur Utama PT Syirkah Surya Amanah sekaligus alumni Manajemen angkatan 1992, menekankan bahwa kesuksesan tidak datang secara instan.
Dalam paparannya, ia mengingatkan mahasiswa untuk tidak terjebak pada hasil akhir semata. “Kesuksesan itu bukan destinasi akhir yang muncul tiba-tiba, melainkan akumulasi dari proses dan ketahanan diri dalam menghadapi berbagai tantangan. Pengalaman yang kalian bentuk saat ini adalah modal utama,” tegas Arif.
Ia juga menambahkan pentingnya strategi dalam berkarier. “Mahasiswa harus berani menentukan positioning sejak dini. Jangan hanya menjadi penonton; asah kompetensi dan perkuat jaringan agar kalian memiliki nilai tawar yang tinggi di dunia kerja,” tambahnya.
Sementara itu, pemateri kedua, Andreas Bayu Aji selaku Chief Corporate Affairs and Sustainability Arya Noble Group, membedah materi bertajuk “Strengthening Sustainable Business Ecosystem through HSE Implementation”.
Andreas menjelaskan bahwa di era modern, perusahaan tidak lagi hanya dinilai dari profit, melainkan dari dampaknya terhadap dunia. “Konsep sustainability adalah tentang tanggung jawab moral. Kita memenuhi kebutuhan hari ini tanpa mengorbankan hak generasi mendatang untuk menikmati hal yang sama,” jelas Andreas.
Ia menekankan pentingnya pendekatan ESG (Environmental, Social, and Governance) dalam praktik bisnis. “Perusahaan yang hebat adalah mereka yang mampu menyelaraskan aspek ekonomi dengan keadilan sosial dan kelestarian lingkungan. CSR bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan upaya tulus mengembalikan manfaat bisnis kepada masyarakat,” ungkapnya di hadapan ratusan mahasiswa.
Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari mahasiswa FEB UB. Melalui interaksi langsung dengan alumni, mahasiswa diharapkan memperoleh perspektif praktis yang melampaui teori di bangku kuliah.
Pihak fakultas berharap Kuliah Bakti Alumni terus menjadi wadah penguatan sinergi. “Kami ingin lulusan FEB UB tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga adaptif dan memiliki mentalitas berkelanjutan dalam menghadapi perkembangan global,” tutup pihak fakultas dalam sesi penutup.