Malang – Upaya penguatan tata kelola dan modernisasi usaha desa terus dilakukan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa. Salah satu bentuk sinergi tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pembuatan Website Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Belung, Kabupaten Malang, yang dilaksanakan oleh Kristin Rosalina, S.E., Msa., Ak., Ph.D., dosen Departemen Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya (FEB UB).
Website BUMDes Desa Belung dikembangkan sebagai media digital yang berfungsi untuk menyajikan informasi kelembagaan dan aktivitas usaha desa secara terbuka dan terstruktur. Melalui platform ini, masyarakat dapat mengakses profil BUMDes, jenis unit usaha yang dijalankan, informasi produk dan layanan, serta berbagai kegiatan yang dilaksanakan oleh BUMDes Desa Belung.
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan BUMDes untuk memiliki sarana informasi yang mampu mendukung transparansi dan efisiensi pengelolaan usaha. Pemanfaatan website diharapkan dapat membantu pengurus BUMDes dalam menyampaikan informasi secara cepat dan akurat, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan usaha milik desa.
Selain pengembangan website, kegiatan pengabdian masyarakat ini juga mencakup pendampingan kepada pengelola BUMDes terkait pengelolaan dan pembaruan konten. Pendampingan tersebut bertujuan agar website dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan sebagai alat pendukung administrasi, promosi, dan komunikasi usaha desa.
Kristin Rosalina menyampaikan bahwa pemanfaatan teknologi informasi merupakan langkah penting dalam meningkatkan kualitas pengelolaan BUMDes. Menurutnya, website tidak hanya berfungsi sebagai media publikasi, tetapi juga sebagai instrumen pendukung akuntabilitas dan profesionalisme pengelolaan usaha desa.
Melalui kegiatan ini, BUMDes Desa Belung diharapkan mampu mengoptimalkan peran strategisnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal serta memperkuat kemandirian desa. Kolaborasi antara dosen FEB UB dan pemerintah desa ini menjadi salah satu contoh kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan desa berbasis pengetahuan dan teknologi.
