Sebagai bagian dari komitmen mewujudkan budaya Green Campus, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya terus menggalakkan kegiatan pemilahan sampah organik dan anorganik di lingkungan kampus. Salah satu kegiatan yang saat ini rutin dilakukan adalah pemilahan sampah berupa botol bekas plastik dan kemasan minuman yang dihasilkan dari aktivitas harian sivitas akademika FEB UB.
Kegiatan pemilahan dilakukan di berbagai titik area kampus, mulai dari lingkungan gedung perkuliahan, ruang kerja, kantin, hingga area terbuka kampus. Botol-botol bekas yang terkumpul dipisahkan dari jenis sampah lainnya untuk kemudian dikelola dan disalurkan ke pihak pengelola daur ulang. Langkah ini bertujuan untuk mengurangi volume sampah plastik sekaligus meningkatkan kesadaran warga kampus terhadap pentingnya pengelolaan sampah yang bertanggung jawab.
Melalui kegiatan ini, FEB UB ingin membangun kebiasaan sederhana namun berdampak besar, yaitu membuang sampah sesuai jenisnya. Edukasi mengenai pentingnya pemilahan sampah juga terus disampaikan kepada mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, dan pengunjung kampus agar tercipta lingkungan yang bersih dan nyaman.
Kepala Bagian Tata usaha FEB UB menyampaikan bahwa pengelolaan sampah botol bekas merupakan bagian penting dalam mendukung prinsip reduce, reuse, dan recycle (3R).
“Botol bekas yang sebelumnya hanya dianggap limbah dapat memiliki nilai ekonomi dan manfaat lingkungan apabila dipilah dengan benar. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kontribusi FEB UB dalam mengurangi pencemaran sampah plastik,” jelasnya.
Selain menjaga kebersihan lingkungan, kegiatan pemilahan sampah botol bekas ini juga menjadi sarana edukasi dan pembentukan karakter peduli lingkungan bagi seluruh sivitas akademika. Tempat-tempat pemilahan sampah yang tersedia di lingkungan kampus diharapkan dapat meningkatkan partisipasi aktif seluruh warga FEB UB dalam mendukung pengelolaan sampah berkelanjutan.
Dengan adanya program ini, FEB UB terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan kampus yang hijau, sehat, dan ramah lingkungan. Langkah sederhana melalui pemilahan botol bekas diharapkan mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi lingkungan kampus maupun masyarakat sekitar.