<!–:en–>BEM: ECONOMICS POLITIC (ECSOTIC) 2014 Menyambut AEC 2015 dengan Ketahanan Energi dan Pangan<!–:–><!–:id–>BEM: ECONOMICS POLITIC (ECSOTIC) 2014 Menyambut AEC 2015 dengan Ketahanan Energi dan Pangan<!–:–>

<!–:en–>HMJIE: PHOSE “Urban Life in Indonesia”<!–:–><!–:id–>HMJIE: PHOSE “Urban Life in Indonesia”<!–:–>
13 February 2015
<!–:en–>BEM: Entrepreneur Club Departemen Entrepreneur And Networking<!–:–><!–:id–>BEM: Entrepreneur Club Departemen Entrepreneur And Networking<!–:–>
13 February 2015

Asean Economic Community (AEC) 2015 sudah di depan mata. Indonesia sebagai salah satu anggota ASEAN harus bersiap menghadapi arus perdagangan bebas antarnegara yang meliputi berbagai sumber daya. Kesiapan Indonesia pun kerap dipertanyakan karena hingga saat ini negara kita masih banyak mengimpor bahan bakar dan bahan pangan karena ketidakmampuan sumber daya dalam negeri dalam memenuhi kebutuhan rakyat Indonesia. Padahal, negara kita adalah negara yang sangat kaya akan Sumber Daya Alam (SDA) dan masih banyak belum termanfaatkan dengan baik.

Menyadari urgensi dari fenomena ini, Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya menyelenggarakan rangkaian kegiatan ECONOMICS POLITIC (ECSOTIC) pada hari Jumat (10/10/2014) hingga Sabtu (11/10/2014). Kegiatan ini terdiri atas kompetisi esai dan fotografi dengan National Symposium sebagai acara puncaknya. Mengusung tema “Sinergisitas Ketahanan Energi dan Pangan Indonesia dalam Menghadapi AEC 2015”, ECSOTIC bertujuan untuk memberikan wawasan mengenai permasalahan energi dan pangan di Indonesia serta mencari solusi inovatif dari mahasiswa melalui kompetisi esai dan fotografi nasional. Antusiasme mahasiswa terhadap kegiatan ini cukup tinggi. Terbukti dari banyaknya karya yang terkumpul dari berbagai universitas seperti Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Gadjah Mada, dan banyak yang lainnya. Para peserta ini kemudian melalui proses seleksi hingga dihasilkan 10 besar finalis yang terpilih untuk mempresentasikan karya dan mengikuti National Symposium di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya.

National Symposium yang berlangsung hari Sabtu (11/10/2014) diisi oleh 5 orang pemateri yang kompeten di bidangnya. Para pemateri tersebut adalah Bapak Ir. Ronggo Kuncahyo (Kementerian ESDM RI) dan Bapak Khabibullah Khanafie ST. (Pertamina) yang mewakili sektor energi, Bapak Ir. Deshaliman (Badan Ketahanan Pangan) dan Bapak drh. M. Zunaiydi (JAPFA) yang mewakili sektor pangan, serta Bapak Prof. Dr. Maryunani, SE., MS. (Guru Besar FEB UB) yang mewakili pandangan akademisi.

Para pemateri bergantian menyampaikan wawasan mengenai keadaan sektor energi dan pangan Indonesia saat ini. Dari paparan pemateri, para peserta mengetahui bahwa masih banyak sumber energi dan pangan alternatif yang semestinya diolah dengan baik sehingga dapat memenuhi kebutuhan dalam negeri. Penggunaan sumber daya alternatif juga berdampak pada penghematan uang negara. Setelah pemaparan materi, diumumkanlah pemenang dari kompetisi esai nasional. Juara 1 kompetisi esai nasional diraih oleh Rifqi Alfian Maulana dari Universitas Indonesia, dan juara 2 dimenangkan oleh tim Dini Mustika Rini dan Istiqomah dari Universitas Jember. Para pemenang ini diberi kesempatan untuk menpresentasikan gagasan dalam esainya di hadapan seluruh peserta symposium. Selanjutnya peserta dapat melakukan tanya jawab bersama para pemateri. Bersamaan dengan selesainya sesi tanya jawab dan penyerahan cindera mata kepada pemateri, berakhir pulalah sesi national symposium. Delegasi pun melanjutkan acara dengan berwisata ke Kusuma Agrowisata Batu sebelum kembali ke kota masing-masing.

Di upload oleh : agus widyatama
Di upload oleh : agus widyatama
Pengelola Sistem Informasi, Infrastruktur TI dan Kehumasan

Tinggalkan Balasan