<!–:id–>Raih Medali Perak dalam Festival Paduan Suara ITB XXIV, BEC Harumkan Nama FEB UB<!–:–>

Wisuda Periode VI TA. 2014/2015
24 February 2015
<!–:id–>Perkenalkan LO, LSO, dan LPF kepada para Mahasiswa, BEM FEB UB Selenggarakan Sharing Keluarga Mahasiswa FEB<!–:–>
25 February 2015

Brawijaya Economic Choir (BEC) telah berhasil menorehkan tinta emas dalam catatan sejarah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya (FEB UB) dengan meraih prestasi yang luar biasa membanggakan dalam Festival Paduan Suara Institut Teknologi Bandung XXIV. Aula Barat Institut Teknologi Bandung (ITB) menjadi saksi bisu atas keberhasilan yang diraih oleh BEC FEB UB pada 27 Januari 2015 – 31 Januari 2015, lalu.

Dalam Lomba Paduan Suara Tertua di Indonesia ini, BEC mengikuti 2 kategori perlombaan, yaitu Kategori Paduan Suara Campur / Umum dan Kategori Lagu Rakyat Indonesia. BEC berhasil lolos babak kualifikasi dengan membawakan 2 buah lagu, dimana ada satu lagu wajib dan satu lagu pilihan terikat. Bhineka Tunggal Ika Bukan Semboyan Semata dengan composer Daud Kosasih menjadi lagu wajib yang ditentukan. Sedangkan, Frühzeitiger Frühling dengan composer Felix Mendelssohn menjadi lagu pilihan terikatnya. “Alhamdulillah, kami meraih Gelar Diploma II dalam Kategori Paduan Suara Campur / Umum ini. Jadi, Gelar Diploma II itu setingkat dengan juara harapan”, tutur Raditya Shinta, Sekretaris Umum, BEC.

Soleram dengan arranger Josu Elberdin dan Macepet – Cepetan dengan arranger Budi Susanto Yohanes menjadi 2 buah lagu yang membawa BEC melenggang di babak kualifikasi pada Kategori Lagu Rakyat Indonesia. Tidak sampai disitu saja, 2 buah lagu lagi hasil aransemen Budi Susanto Yohanes dengan judul Gai Bintang, dan Bungong Jeumpa mengantarkan BEC melangkah mantap ke babak Grand Final. Latihan intensif selama 4 bulan berturut-turut, ternyata membuahkan hasil manis dengan disabetnya Mendali Perak dari ajang paduan suara paling bergengsi tingkat nasional ini. “Dari 14 Paduan Suara seluruh Universitas di Indonesia, kami berhasil menduduki peringkat ke 6”, jelas Raditya Shinta.

Raditya Shinta juga mengungkapkan bahwa ini adalah kali pertama BEC mencatatkan nama sebagai Grand Finalis di Festival Paduan Suara Institut Teknologi Bandung XXIV, tentunya hal tersebut menjadi kebanggan luar biasa bagi seluruh anggota BEC. Terlebih lagi BEC mampu bersaing dengan belasan peserta lain yang notabene punya skill yang tidak kalah luar biasa. Ini merupakan salah satu langkah besar yang memacu BEC agar dapat berproses lebih baik lagi demi mewujudkan cita-cita untuk berprestasi di tingkat nasional maupun internasional. (the/azm)

Di upload oleh : agus widyatama
Di upload oleh : agus widyatama
Pengelola Sistem Informasi, Infrastruktur TI dan Kehumasan