<!–:id–>Sosialisasi Plagiarisme: FEB Optimis Tingkatkan Kualitas Karya Tulis Mahasiswa<!–:–>

<!–:id–>Management Day 1, Transfer Knowledge Mahasiswa kepada Peserta<!–:–>
1 October 2014
<!–:en–>CIES FEB UB: NATIONAL SEMINAR “BREVITIES 2014<!–:–><!–:id–>CIES FEB UB: NATIONAL SEMINAR “BREVITIES 2014<!–:–>
2 October 2014

Malang (30/9) – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya (FEB UB) mengadakan sosialisasi plagiarisme di Ruang Sidang Utama FEB UB. Dalam sosialisasi ini, fakultas mengundang masing-masing Ketua Jurusan, Sekretaris Jurusan dan Ketua Program Studi. Di Universitas Brawijaya sendiri, program pacsa sarjanalah yang sudah legal menggunakan plagiarism detection software. Oleh karenanya, fakultas mengundang Prof. Abdul Malik pengurus pasca sarjana UB sebagai pembicara.

Dalam dunia pendidikan plagiarisme bukan suatu hal yang asing lagi didengar. Karya tulis sebagai tugas perkuliahan, serta karya tulis penentu kelulusan yaitu skripsi, thesis, disertasi haruslah orisinil buatan mahasiswa. Mahasiswa yang melakukan plagiasi akan mendapatkan hukuman berat dari sekolah/universitas. Bahkan skripsi, thesis ataupun disertasi yang sudah dinyatakan lulus pun akan dicabut apabila terbukti plagiat.

FEB UB sebagai salah satu institusi pendidikan terkemuka di Indonesia rencakan akan meningkatkan kualitas karya tulis mahasiswa melalui kebijakan penggunaan plagiarism detection software. Ini merupakan bentuk layanan fakultas. “Tindakan ini merupakan salah satu bentuk kebijakan akademik memenuhi visi fakultas sebagai international campus. Karena FEB UB sebagai institusi pendidikan terkemuka, haruslah mampu menjamin kualitas lulusannya”, tutur Setyo Tri Wahyudi, S.E., Mec., Ph.D, pembantu PD I.

Sosialisasi ini merupakan tahapan pertama dari rencana peningkatan kualitas karya tulis. Yang mana dalam sosialisi hari Selasa ini masih membicarakan tentang kelembagaan dan teknis.

Berbagai tahapan nantinya harus dilakukan untuk dapat menerapkan rencana ini. Setelah tahap sosialisasi, fakultas akan melakukan pendampingan  dari pasca sarjana berkaitan dengan penyusunan manual prosedur, kebijakan dan teknis lebih lanjut. Barulah ditahap terakhir dilakukan eksekusi yaitu sosialisasi ke jurusan dan mahasiswa. Fakultas harus memberikan sosialisasi kepada mahasiswa agar mahasiswa pun menyambut positif kebijakan. Untuk mensukseskan program ini,  fakultas akan membentuk tim yang terdiri dari dosen, jurusan dan karyawan.

Fakultas pun juga harus mencari informasi mendalam tentang konsep plagiarisme. Kriteria atau standar dari batasan-batasan plagiat harus diketahui dengan benar guna menghindari ketidaksesuaian standa yang merugikan institusi atau penulis. Selain itu juga untuk meminimalisir kekurangan yang memberikan celah bagi pengguna.

“Selain menyiapkan berbagai kebijakan, fakultas pun juga harus menyiapkan infrastruktur untuk mendukung program ini. Meski banyak sekali tahapan yang harus diselesaikan oleh fakultas seperti pengaturan kebijakan yang akan memakan proses yang cukup rumit, fakultas optimis di tahun 2015 program ini sudah siap untuk dijalankan”, tambah Setyo Tri Wahyudi.

Fakultas berharap proses kebijakan akademik ini nantinya akan berjalan lancar. ”Harapan fakultas semua pihak yang terkait dalam pensuksesan program ini memberikan respon positif. Salah satunya mahasiswa. Program ini pada prinsipnya bukanlah untuk mempersulit proses studi namun untuk meningkatkan kualitas alumni,” tegas Setyo Tri Wahyudi. (hdn/azh)

Di upload oleh : agus widyatama
Di upload oleh : agus widyatama
Pengelola Sistem Informasi, Infrastruktur TI dan Kehumasan

Tinggalkan Balasan