Temu Ilmiah Regional (TEMILREG) Jatim 2019

BERITA ACARA
26 February 2019
Islamic Development Village (IDV) FORSTILLING FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS BRAWIJAYA
2 March 2019

Kegiatan acara lomba Temu Ilmiah Regional (TEMILREG) Jatim 2019 dimulai dari hari Minggu tanggal 24 Februari 2019 hingga hari Rabu tanggal 27 Februari 2019. Kegiatan ini diadakan di Universitan Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang. Delegasi dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya yang mengikuti ajang lomba ini ada sebanyak 5 tim, yang terdiri dari 3 tim untuk cabang lomba olimpiade ekonomi islam, 1 tim untuk cabang lomba karya tulis ilmiah dan 1 tim untuk cabang lomba pitching competition. Total keseluruhan delegasi yang ikut lomba TEMILREG sebanyak 15 mahasiswa yang sudah terseleksi. Berikut adalah nama – nama delegasi yang mengikuti lomba TEMILREG 2019 :

TIM 1 OLIMPIADE :

  1. Fifi Alfina Yahya (NIM 185020501111006)  Mahasiswa  Jurusan Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
  2. Mega Ria (NIM 185020500111010)  Mahasiswa  Jurusan Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
  3. Dzuliyati Kadji (NIM 185020500111033)  Mahasiswa  Jurusan Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

TIM 2 OLIMPIADE :

  1. A’lie Ilham Al-Mashuri (NIM 185020501111019)  Mahasiswa  Jurusan Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
  2. Muhammad Aziz Murtadha (NIM 185020400111036)  Mahasiswa  Jurusan Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
  3. Eva Aprilia (NIM 175020400111023)  Mahasiswa  Jurusan Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

TIM 3 OLIMPIADE :

  1. Mohammad Daffa Pratama (NIM 185020500111012)  Mahasiswa  Jurusan Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
  2. Muhammad Fadhiilah Djunaidi (NIM 185020301111061)  Mahasiswa  Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
  3. Muhammad Syauqy Alghifary (NIM 185020500111017)  Mahasiswa  Jurusan Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

TIM 1 Call Shariah Paper :

  1. Muhammad Raffy Nugraha (NIM 175020500111001)  Mahasiswa  Jurusan Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
  2. Daffa At Thariq (NIM 185020401111034)  Mahasiswa  Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
  3. Ainul Haq Hakim Tiro Al-Makassariy (NIM 185020101111030)  Mahasiswa  Jurusan Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

TIM 1 Pitching Competition :

  1. Dina Mely Ariffiatin (NIM 185020500111001)  Mahasiswa  Jurusan Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
  2. Salma Hanifah (NIM 185020900111007)  Mahasiswa  Jurusan Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya
  3. Naomi Finesha Mauren (NIM 165020500111021)  Mahasiswa  Jurusan Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Pada hari pertama tepatnya hari sabtu, para delegasi diberangkatkan dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis menuju ke tempat penginapan. Kegiatan selanjutnya yakni Technical Meeting dan Belajar bareng. Technical Meeting dimulai pada pukul 20.00 hingga selesai dan dilanjutkan dengan belajar bersama untuk persiapan keesokan harinya. Kemudian pada hari Senin, 25 Februari 2019 para peserta dibangunkan pada pukul 03.00 untuk mengikuti kegiatan qiyamul lail dan dilanjutkan dnegan sholat subuh berjamaah. Pukul 06.00 para peserta diberangkatkan ke lokasi lomba. Pukul 09.00 diadakan smeinar nasional yang bertemakan “STRENGTHENING HALAL INDUSTRY THROUGH INCREASING OF FINANCIAL LITERACY IN DIGITAL AREA” yang berisikan :

Indonesia saat ini telah membangun suatu kawasan industri halal. Kawasan tersebut akan ditargetkan selesai sebelum tahun 2020. Perlu diketahui, negara Thailand merupakan salah satu negara yang tingkat eksportir terhadap produk halalnya tinggi. Dan mereka menargetkan untuk menjadi negara eksportir produk halal tersbesar yang kelima di dunia. Kawasan industri halal dibentuk karena mayoritas masyarkat di Indonesia beragama Islam. Tingkat konsumsi atas produk halal juga tinggi. Sehingga perlu adaya pemasok produk halal bagi masyarakat Indonesia untuk memenuhi kebutuhan mereka. Menurut Global Islamic Economy Report tahun 2016/2017 menyatakan bahwa nilai belanja makanan dan gaya hidup halal di dunia mencapai angka 1,9 triliun US dollar pada tahun 2015 dan akan diprediksi akan naik menjadi 3 triliun US dollar pada tahun 2021. Dari pernyataan tersebut, potensi untuk mendirikan suatu usaha bisnis sangat berpotensi besar. Apalagi dengan bisnis yang berbasis syariah. Di Thailand saja yang mayoritas penduduknya yang beragama Budha telah sukses menjadi eksportir produk pangan yang bersertifikat halal terbesar di dunia. Di indoensia untuk membangun kawasan industri halal masih banyak kendala yang harus dihadapi. Salah satunya yaitu mengenai pemahaman peluang bisnis industri halal yang masih belum didasari oleh banyak pihak dan regulatornya. Dan kurangnya dorongan dari pemerintah untuk mengembangkan industri halal ini. Selanjutnya yaitu dari pemasok bahan baku yang masih belum memenuhi kriteria halal secara syariah dan standarisasi untuk produk yang bersertifikat halal masih ada perbedaan pada beberapa lembaga maupun perusahaan. Serta infrastruktur yang tidak memadai, dan pemahaman mengenai industri halal masih terbatas bagi produsen. Oleh karena itu, adanya peluang bisnis tersebut diharapkan dapat ditangkap oleh pemerintah untuk dikembangkan agar dapat berkontribusi besar dalam pertumbuhan perekonomian di Indonesia.

Kemudian pukul 13.00 dilanjutkan dnegan kegiatan babak penyisihan olimpiade yang dilakukan secara online. Tiga tim delegasi dari CIES FEB UB pada babak ini lolos ke babak selanjutnya. Bersamaan juga dengan persentasi dari cabang lomba karya tulis ilmiah dan pitching competition yang telah masuk dalam 10 finalis lomba. Pukul 16.00 dilanjutkan dengan kegiatan FGD Talk Show Srikandi. Kegiatan tersebut hanya dihadiri oleh peserta perempuan saja. Kemudian pada malam harinya pukul 20.00 ada kegiatan sharing dnegan para pengurus FoSSEI Jatim. Setelah itu para peserta melakukan istirahat untuk persiapan keesokan harinya.

Kemudian hari ketiga Selasa, 26 Februari 2019 seperti biasa para peserta dibangunkan pada pukul 03.00 untuk melakukan qiyamul lail dan dilanjutkan dengan sholat subuh. Pukul 06.00 peserta diberangkatkan menuju lokasi lomba. Kemudian pukul 08.00 pengumuman tim yang lolos pada babak penyisihan olimpiade ekonomi islam dan pengumuman untuk tim pada cabang lomba karya tulis ilmiah dan pitcing competition. Untuk delegasi dari CIES FEB UB hanya 3 tim dari cabang lomba olimpiade ekonomi islam yang lolos ke babak semifinal. Sistem dari babak semifinal ini yakni debat ekonomi islam yang dilakukan per 2 tim secara bergantian. Setiap tim nanti akan diberikan mossi sebagai bahan debat ekonomi islam dan akan ada 1 moderator yang menjalankan debat tersebut serta terdapat 3 juri untuk menilai tim yang melakukan debat tersebut. Setelah seluruh tim melakukan babak semifinal kemudian pengumuman bagi tim yang lolos ke babak final. Untuk para delegasi CIES FEB UB kali ini tidak lolos ke babak final. Pada pukul 12.15 dilakukannya babak final untuk keseluruhan cabang lomba. Seluruh cabang lomba sistem pada babak final ini menggunakan Study Case, peserta akan diberikan suatu permasalahn kemudian mereka diperintahkan untuk mencari solusi dan inovasi dari maslaah tersebut dan nantinya akan dipresentasikan dengan media power point. Pukul 13.30 para peserta TEMILREG melakukan kegiatan field trip ke beberapa wisata yang ada di Malang. Kemudian pada pukul 18.30 pengumuman pemenang dan penutupan dan setelah itu para peserta dipulangkan menuju ke penginapan.

Untuk hari keempatnya Rabu, 27 Februari 2019 para peserta sudah diperbolehkan untuk check out dari penginapan dan pulang ke tempat masing – masing.

Di upload oleh : agus widyatama
Di upload oleh : agus widyatama
Pengelola Sistem Informasi, Infrastruktur TI dan Kehumasan