TRAVELLER PACK, STARTUP RINTISAN MAHASISWA FEB BERKOMPETISI DALAM ASEAN STARTUP ACCELERATOR DI SINGAPURA

Zigzag Penerimaan Pajak
20 September 2017
Lembaga Penjamin Simpanan : A Guardian of Financial Stability and Crisis
22 September 2017

Sociopreneur adalah sebuah usaha berbasis kegiatan sosial. Hadirnya konsep bisnis sociopreneur tentu menjadi solusi efektif untuk membantu mengentaskan permasalahan sosial dan ekonomi di Indonesia. Namun sebelum sebuah usaha berkembang dengan pesat, usaha perlu dirintis dalam bentuk startup yang merupakan rintisan atau cikal bakal usaha tersebut. Salah satu startup yang di buat oleh mahasiswa Universitas Brawijaya adalah Traveller Pack. Startup tersebut merupakan sebuah startup berbasis marketplace yang dapat pengelola wisata lokal mempertemukan dengan investor, agar dapat mengembangkan potensi wisata local di Indonesia. Selain itu startup ini juga mampu menyebarkan informasi dan mempromosikan wisata di Indonesia ke seluruh dunia..

Dengan adanya bisnis ini harapannya investor tidak lagi campur tangan terlalu jauh pada wisata local di Indonesia, sehingga masyarakat sekitar dapat memanfaatkan potensi yang dimilikinya secara utuh. Namun di sisi lain, bisnis ini juga akan menguntungkan investor karena dapat dengan mudah melakukan investasi pada objek wisata yang menurutnya memiliki prospek yang bagus dengan jaminan keamanan dan pertanggungjawaban dana yang jelas.

Tahun ini Tim FEB UB diwakili oleh Afwa Aranza Windu Handika (Akuntansi 2015) selaku founder dari Traveller Pack  mampu melaju ke babak final pada kompetisi ASEAN Startup Accelerator. Pada kompetisi ini Tim FEB UB bekerjasama dengan dua orang mahasiswa dari fakultas lain, yaitu Naufal Fathin (Teknik Informatika 2013) dan Meidina Rizky Amalia (Teknik Industri 2013). Kompetisi yang berlangsung pada tanggal 10-12 Juli 2017 di Singapura ini diadakan oleh Indonesia Youth Academy yang bekerja sama dengan Kaplan University, National University of Singapore (NUS) Enterprise, Singtel, dan 12 investor, CEO serta CTO dari berbagai perusahaan di Singapura, seperti: The Leza Parker Networks, Markedshot, Golden Gates Ventures, Vanitee, RingMD, DSTNC, Niswara, EDGE, iFashion Group, Reactor Industries, Soezlar Technology, PSLove Company).

Acara pada dua hari pertama diselenggarakan di Hall Kaplan University, sedangkan pada hari terakhir diselelanggarakan di National University of Singapore (NUS). Pada hari pertama finalis ASEAN Startup Accelerator 2nd Class diberikan materi bisnis oleh Leza Parker (CEO SC Beauty Network Pte) mengenai investasi cerdas, membangun dan memanajemen team, membangun bisnis dalam jangka panjang, dll. Selain itu juga ada pemberian materi mengenai technology dalam bisnis dan cara mengembangkan startup bisnis oleh Jeffrey Paine (Managing Partner at Golden Gate Ventures). Pada hari kedua finalis diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan berkonsultasi langsung dengan 10 CEO dari perusahaan-perusahaan di Singapura, seperti Douglas Gan (CEO Venitee), Justin Fulcher (CEO RingMD), Peng Kong Choy (Co-Founder VanityTrove), Lim Weiyuan (CEO Reactor Industries), dan masih ada beberapa nama lainnya. Setelah melakukan diskusi dan konsultasi dengan para CEO, finalis melakukan presentasi dan pitching mengenai bisnis yang telah dibuatnya.

Pada hari terakhir finalis melakukan kunjungan ke National University of Singapore (NUS), disana finalis melakukan sharing and hearing mengenai kehidupan kampus, system pembelajaran, pengembangan bisnis yang ada di National University of Singapore (NUS) dengan Chua Sock Koong. Beliau merupakan alumni dari NUS dan juga CEO dari Singtel (Perusahaan Telekomunikasi Singapura). Alhasil pada kompetisi ini delegasi dari FEB UB gagal menjadi juara dan hanya mampu menjadi finalis saja. Meskipun gagal pada kompetisi ini, Afwa mengaku sangat senang karena mendapatkan pengalaman yang berharga, selain itu dengan berpartisipasi di ajang ini harapannya dapat terus mengembangkan startup yang telah dirintis, dan dapat berbagi pengalaman tentang apa yang telah didapatkan di luar sana.

Di upload oleh : agus widyatama
Di upload oleh : agus widyatama
Pengelola Sistem Informasi, Infrastruktur TI dan Kehumasan