Wisata Qurban (WQ)

Dalam Jepitan Utang dan Pajak
17 July 2017
Pemberitahuan Perubahan Jadwal dan Batas Penyerahan Nilai Semester Antara Tahun 2017
21 July 2017

Wisata Qurban merupakan acara yang diadakan satu tahun sekali untuk memperingati Idul Adha. kegiatan ini diselenggarakan selama 2 hari 1 malam oleh Forstilling FEB UB di tempat yang secara perekonomian kurang berkembang. Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 9-10 Dzulhijjah 1438 / 31-1 September 2017 di desa terpencil Malang. Kegiatannya meliputi bincang-bincang dengan warga sekitar, tausyiah dengan mengundang pemateri yang kompeten, sholat ied bersama warga, peningkatan rohani bagi panitia dan penyembelihan hewan kurban. Sedikit sekali cerita ketaatan pada Tuhan yang terjadi pada saat ini.

Kebanyakan manusia sudah lalai pada perintah maupun larangan Allah SWT. Manusia lebih taat pada nafsu tercela dan syetan yang nyata-nyata adalah musuh abadi manusia. Manusia yang bodoh dengan seenaknya membuat hukum sendiri dan mengingkari hukum dari Allah SWT yang lebih tahu tentang manusia. Padahal Allah telah berfirman “Sesungguhnya Kami telah memberikan padamu nikmat yang banyak. Maka sholatlah untuk Tuhanmu dan sembelihlah (hewan qurban).

Sesungguhnya orang yang membencimu dialah orang yang terputus (dari kebaikan)” (QS. Al-Kautsar: 1-3). Selain itu, kegiatan ini juga berfungsi untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Banyak cara yang dapat digunakan untuk mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala, salah satunya melalui kegiatan qurban. Di era modern ini, banyak tantangan dan rintangan yang dihadapi oleh umat Islam. Hal-hal tersebut tentunya bertujuan untuk melemahkan iman dan persatuan umat Islam. Dengan diadakannya kegiatan ini, tentunya dapat memperkuat iman dan persatuan umat Islam pada umumnya dan mahasiswa pada khususnya.

Kegiatan ini juga dapat memupuk rasa syukur yang diungkapkan dengan memberikan qurban kepada yang membutuhkan. Sekarang ini, rasa peduli sosial seakan-akan menghilang dari diri umat Islam. Hal ini terlihat dari banyaknya masalah yang menimpa umat Islam yang seakan-akan datang tanpa henti. Rasa peduli sosial tentunya akan memperkuat ukhuwah islamiyah. Di samping itu, rasa peduli sosial juga dapat memberikan dampak bagi berkembangnya masyarakat.

Di upload oleh : agus widyatama
Di upload oleh : agus widyatama
Pengelola Sistem Informasi, Infrastruktur TI dan Kehumasan