Keikutsertaan Universitas Brawijaya dalam pembinaan untuk peningkatan kinerja BUMD dan BLU di Kabupaten Mojokerto menjadi sangat penting. Prof Eko Ganis sebagai Ketua Pelaksana Pembinaan sebagai bagian dari Pengabdian Kepada Masyarakat menyampaikan bahwa tujuan pembinaan ini adalah untuk membangun tatakelola organisasi BUMD dan BLU di Mojokerto semakin baik.

Pada tanggal 24 dan 25 November, Bersama denngan Bupati Mojokerto memberikan arahan kepada pimpinan BUMD dan BLU agar terus ditingkatkan baik dari aspek keuangan dan pelayanan kepada Masyarakat.
Kegiatan pembinaan yang dipimpin oleh Prof. Eko Ganis dari Universitas Brawijaya ini merupakan langkah strategis dalam mentransformasi struktur internal BUMD dan BLUD di Kabupaten Mojokerto. Melalui pendekatan akademis yang diimplementasikan dalam pengabdian masyarakat, fokus utama terletak pada penguatan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance). Hal ini mencakup perbaikan sistem manajemen risiko, transparansi pelaporan keuangan, serta efisiensi birokrasi internal. Dengan dasar organisasi yang kuat, entitas bisnis daerah ini diharapkan tidak hanya sekadar bertahan, tetapi mampu berinovasi dalam menghadapi tantangan ekonomi yang dinamis.

Kehadiran Bupati Mojokerto bersama tim ahli dari Universitas Brawijaya pada tanggal 24-25 November menandakan adanya sinergi kuat antara academic dan government. Arahan yang diberikan kepada pimpinan BUMD dan BLU menekankan pentingnya keseimbangan antara profitabilitas dan fungsi sosial. Sesi ini memberikan ruang diskusi bagi para pimpinan untuk menyelaraskan visi operasional mereka dengan kebijakan strategis pemerintah daerah, memastikan bahwa setiap langkah ekspansi bisnis tetap berada dalam koridor regulasi yang berlaku sekaligus mampu mencapai kemandirian finansial yang lebih sehat.
Output akhir dari seluruh rangkaian pembinaan ini bermuara pada peningkatan kualitas pelayanan publik secara langsung. Dengan membaiknya kinerja keuangan, BUMD dan BLU memiliki kapasitas lebih besar untuk menyediakan fasilitas yang memadai dan layanan yang lebih cepat serta terjangkau bagi warga Mojokerto. Transformasi ini bertujuan agar masyarakat tidak hanya melihat lembaga-lembaga ini sebagai entitas administratif, melainkan sebagai mesin penggerak ekonomi daerah yang nyata manfaatnya, baik dalam sektor kesehatan, air bersih, perbankan daerah, maupun jasa publik lainnya.