Tim Kemahasiswaan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya (FEB UB) menggelar agenda strategis Penetapan Program Kerja dan Anggaran Kegiatan Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) Tahun Anggaran 2026. Kegiatan yang mempertemukan pimpinan fakultas, dosen pembina, dan perwakilan mahasiswa ini dilaksanakan di Ruang Oryza, UB Guest House, pada Kamis (5/3).

Agenda ini bertujuan untuk mensinkronisasi rancangan program kerja mahasiswa dengan penyesuaian anggaran terbaru, guna memastikan setiap kegiatan memiliki dampak yang terukur dan terkawal dengan baik oleh para dosen pembina.

Dalam sambutannya, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kewirausahaan Mahasiswa FEB UB, Dr. Nurul Badriyah, SE., ME., menekankan bahwa penetapan tahun ini menuntut ketelitian dalam tinjauan bersama (review) antara mahasiswa dan pembina.

“Hari ini akan dilakukan penetapan program kerja melalui review bersama dosen pembina masing-masing ormawa. Akan ada penyesuaian anggaran-anggaran di dalamnya,” ujar Dr. Nurul.

Ia juga menggarisbawahi bahwa efektivitas program kerja tidak hanya dilihat dari kuantitas kegiatan, melainkan kontribusinya terhadap institusi. “Program kerja harus tetap mengacu pada capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) dan kompetisi-kompetisi yang diikuti oleh ormawa,” tambahnya.

Dr. Nurul turut mengapresiasi kehadiran segenap tim kemahasiswaan, dosen pembina, serta perwakilan dari 20 Ormawa di lingkungan FEB UB. Kehadiran mereka dianggap krusial agar seluruh elemen mendapatkan gambaran teknis yang utuh sebelum melakukan penyesuaian timeline di internal organisasi masing-masing.

Sesi dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Staf Ahli Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Laila Masruro Pimada, SE., M.SEI. Dalam sesinya, Laila memberikan tanggapan serta saran kritis terkait rancangan program kerja yang diajukan.

Fokus utama pemaparan tersebut adalah memastikan bahwa setiap penyesuaian anggaran mematuhi regulasi terbaru yang ditetapkan oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kewirausahaan Mahasiswa Universitas Brawijaya. Hal ini dilakukan agar tertib administrasi keuangan tetap terjaga di tingkat fakultas maupun universitas.Acara kemudian ditutup dengan sesi diskusi intensif di mana ke-20 perwakilan ormawa melakukan review mendalam bersama dosen pembina masing-masing untuk memfinalisasi rencana aksi mereka di tahun 2026.

Scroll to Top
Skip to content