Malang – Kebutuhan akan keterbukaan informasi dan kemudahan akses layanan usaha mendorong Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Sumberejo, Kabupaten Malang, untuk mulai memanfaatkan teknologi digital. Menjawab kebutuhan tersebut, Dr. Anita Wijayanti, S.E., M.Sa., Ak., dosen Departemen Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya (FEB UB), melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pengembangan Website BUMDes Desa Sumberejo.
Website ini dikembangkan sebagai sarana pendukung aktivitas BUMDes yang memungkinkan penyampaian informasi usaha desa secara lebih luas dan mudah diakses. Melalui website, masyarakat dapat memperoleh informasi mengenai profil BUMDes, jenis usaha yang dijalankan, produk dan layanan yang tersedia, serta berbagai pengumuman dan kegiatan yang berkaitan dengan pengelolaan usaha desa.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini berfokus pada pemanfaatan website sebagai media layanan informasi yang praktis dan berkelanjutan. Kehadiran website diharapkan dapat membantu pengurus BUMDes dalam mengelola informasi secara lebih rapi, sekaligus memudahkan masyarakat desa untuk mengetahui dan memanfaatkan layanan BUMDes.
Dalam pelaksanaannya, Dr. Anita Wijayanti juga memberikan pendampingan kepada pengelola BUMDes Desa Sumberejo terkait penggunaan dan pemeliharaan website. Pendampingan tersebut bertujuan agar website dapat terus diperbarui sesuai dengan perkembangan kegiatan dan kebutuhan usaha desa.
Menurut Dr. Anita Wijayanti, pemanfaatan teknologi digital oleh BUMDes merupakan langkah adaptif dalam menghadapi dinamika pengelolaan usaha desa. Website dapat menjadi media yang menjembatani kebutuhan informasi antara pengelola dan masyarakat, sekaligus mendukung pengelolaan usaha yang lebih tertata dan terbuka.
Melalui pengembangan website ini, BUMDes Desa Sumberejo diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan usaha desa serta memperkuat perannya dalam mendukung perekonomian masyarakat. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud kontribusi akademisi dalam mendampingi desa menuju pengelolaan usaha yang lebih modern dan responsif.
