
Malang, 6 Mei 2026 – Kegiatan Talk Show Literasi Keuangan dalam rangka memperingati Hari Kartini sukses diselenggarakan di Aula Gedung F Lantai 7 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya. Kegiatan ini dihadiri oleh 327 peserta secara luring serta lebih dari 200 peserta yang mengikuti secara daring melalui Zoom Meeting.
Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Persatuan Ikatan Istri Sarjana Ekonomi Indonesia (PIISEI) Cabang Malang, dengan mengusung tema pemberdayaan perempuan di era digital. Talk show ini menghadirkan dua narasumber inspiratif, yaitu Dr. Wani Sabu, penasihat senior di unit investigasi penipuan BCA, serta Ibu Febby Antique, Founder & Creative Director AntiQue Group.

Dalam pemaparannya, Dr. Wani Sabu menyoroti maraknya kasus penipuan digital yang terjadi di Indonesia, mulai dari penipuan online hingga berbagai modus cyber fraud yang semakin berkembang. Ia menegaskan pentingnya literasi keuangan sebagai langkah preventif bagi masyarakat. “Jangan pernah tergiur kemudahan yang tidak masuk akal—di balik itu, sering kali ada jebakan penipuan,” ujarnya. Selain itu, peserta juga diperkenalkan dengan Indonesia Anti-Scam Center (EASC) sebagai wadah pelaporan penipuan, serta pemahaman mengenai perbedaan pinjaman online legal dan ilegal serta dampaknya terhadap catatan kredit.

Sementara itu, Ibu Febby Antique membagikan perjalanan inspiratifnya dalam membangun bisnis dari skala UMKM hingga mampu menembus pasar internasional. Ia juga mengulas peran perempuan dalam menyeimbangkan kehidupan sebagai individu, ibu, dan pelaku usaha. “Memulai dari kecil bukanlah hambatan, justru itu adalah fondasi untuk bertumbuh lebih besar,” ungkapnya, memotivasi para peserta untuk berani memulai dan terus berkembang.

Tidak hanya itu, kegiatan ini juga menjadi momentum kickoff Literasi Keuangan 2026 yang akan berlangsung sepanjang Mei hingga Agustus mendatang. Acara turut diisi dengan sesi diskusi interaktif serta pertukaran souvenir antara narasumber dan penyelenggara.
Melalui kegiatan ini, FEB Universitas Brawijaya kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan literasi keuangan serta kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan diri dari kejahatan digital, khususnya bagi perempuan di era modern.