MALANG– Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya (FEB UB) terus menunjukkan komitmen kuatnya dalam mewujudkan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Pada Senin, 15 Juni 2026, FEB UB mengikuti tahapan wawancara Evaluasi Zona Integritas (ZI) oleh Tim Penilai Internal Inspektorat Jenderal.
Kegiatan evaluasi ini dipusatkan di Aula Gedung Utama (GU) Lantai 3 FEB UB. Seluruh elemen fakultas yang terlibat, meliputi Pimpinan Fakultas, Tim Zona Integritas, Tim TP3G, hingga para Agen Perubahan hadir secara fisik dan berkumpul di ruangan tersebut.
Tahapan wawancara dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom yang terhubung langsung ke layar utama aula. Karena seluruh paparan dan diskusi dapat didengarkan dengan sangat jelas oleh semua yang hadir di aula, akses masuk ke dalam ruang virtual Zoom cukup diwakili oleh jajaran inti, yakni Dekan FEB UB, Ketua ZI, Sekretaris ZI, dan enam Manajer Area ZI. Di ruang virtual tersebut, mereka berdiskusi dan berhadapan langsung dengan enam orang Tim Penilai Internal dari Inspektorat Jenderal.
Sementara itu, para anggota tim FEB UB lainnya yang berada di aula turut mengambil peran penting. Selama proses tanya jawab berlangsung, mereka secara aktif melakukan pencatatan dan notulensi terhadap setiap masukan dari tim penilai. Catatan detail untuk masing-masing area ZI ini akan digunakan sebagai bahan evaluasi dan perbaikan langkah fakultas ke depannya.
Rangkaian acara diawali dengan presentasi dari Dekan FEB UB. Dalam paparannya, Dekan menyoroti berbagai inovasi layanan dan perubahan sistemik yang telah berhasil diimplementasikan di lingkungan fakultas sejak berjalannya program Zona Integritas. Pemaparan ini bertujuan untuk memberikan gambaran nyata mengenai peningkatan kualitas tata kelola dan pelayanan publik di FEB UB.
Setelah sesi presentasi usai, kegiatan dilanjutkan dengan sesi pendalaman. Satu per satu dari keenam anggota Tim Penilai Internal mengajukan pertanyaan terkait implementasi ZI di tiap area perubahan.
Selain melakukan evaluasi, Tim Penilai Internal juga memberikan berbagai masukan dan saran konstruktif. Arahan ini diberikan sebagai bentuk pemantapan dan persiapan bagi FEB UB, mengingat tahapan selanjutnya adalah penilaian final WBK/WBBM yang direncanakan akan dihadiri langsung oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen).
Dengan dilaluinya tahapan wawancara internal ini serta berbekal catatan perbaikan dari seluruh tim, FEB UB optimis dapat terus menyempurnakan kualitas layanannya dan sukses meraih predikat WBK/WBBM di tahun ini.

Scroll to Top
Skip to content