MALANG – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya (FEB UB) sukses menyelenggarakan seminar internasional. Acara bertajuk “ABEST 21 Accreditation Seminar 2026” ini berlangsung pada Selasa, 14 Juli 2026 kemarin. Selain itu, seminar ini mengusung tema penting tentang globalisasi pendidikan manajemen. Tema utama yang diangkat adalah “The Role of ABEST 21 International Accreditation in Advancing Globalization of Management Education”. Kegiatan ini dilaksanakan guna memperkuat jaringan akademik dan mutu penjaminan kualitas internasional.

Sesi Pertama: Penguatan Mutu Akademik Antar-Institusi

Rangkaian acara ini dibagi secara terstruktur menjadi dua sesi utama. Kemudian, sesi pertama dihadiri oleh jajaran akademisi terkemuka dari berbagai wilayah di Indonesia. Peserta terdiri dari sejumlah Dosen, Profesor, serta Tenaga Kependidikan. Mereka berasal dari Universitas Indonesia, Institut Perbanas, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, dan STIE Mahardika.

Sesi pertama ini menghadirkan tiga pemateri ahli secara berurutan. Pertama, Prof. Dr. Fumio Itoh selaku Presiden dan CEO ABEST21 Internasional tampil sebagai pembicara. Beliau didampingi oleh Mrs. Yuka Nakagawa selaku staf ABEST 21. Mereka memaparkan peran akreditasi internasional dalam memajukan globalisasi pendidikan manajemen.

Selanjutnya, Zenal Asikin, Ph.D selaku Wakil Dekan I SB-IPB menyampaikan materi kedua. Ia mengupas tuntas karakteristik inti dan wawasan mendalam mengenai ABEST 21. Setelah itu, Jonathan Nahum Marpaung, Ph.D. dari FEB UI mengisi materi penutup. Beliau membagikan kisah sukses profil FEB UI yang telah meraih akreditasi internasional ABEST 21 dan AACSB.

Sesi Kedua: Wawasan Industri untuk Mahasiswa

Pada sesi kedua seminar menyasar audiens yang berbeda. Sesi ini khusus dihadiri oleh mahasiswa program Sarjana maupun Pascasarjana. Dua pemateri hebat dihadirkan secara berurutan untuk mengisi sesi siang tersebut.

Materi awal disampaikan oleh Prof. Ananda Sabil Hussein, SE., M.Com., Ph.D. selaku Wakil Dekan I Bidang Akademik FEB UB. Beliau membahas strategi pengembangan SDM manajemen lewat filosofi kolaborasi industri ABEST 21. Kemudian, Mr. Mahyudanil Lubis selaku HR Director UNIQLO Indonesia hadir sebagai pemateri terakhir. Beliau memaparkan studi kasus korporasi terkait pengembangan SDM dan kriteria talenta di UNIQLO.

Secara keseluruhan, seminar internasional ini sukses memberikan pandangan baru bagi seluruh peserta yang hadir. Melalui acara ini, FEB UB menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu pendidikan tinggi. Selain itu, kolaborasi erat antara akademisi dan dunia industri diharapkan dapat terus berjalan. Oleh karena itu, lulusan FEB UB nantinya akan menjadi talenta yang lebih siap bersaing di kancah global. Akhirnya, agenda besar ini resmi berakhir dengan membawa harapan besar bagi masa depan internasionalisasi fakultas.

Scroll to Top
Skip to content