Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya (FEB UB) terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan kampus berkelanjutan melalui pembangunan sistem Rainwater Harvesting (RWH) berkapasitas 3.000 liter. Infrastruktur ini menjadi salah satu langkah strategis fakultas dalam mendukung konservasi sumber daya air, meningkatkan efisiensi penggunaan air bersih, serta memperkuat implementasi program Green Campus di lingkungan FEB UB.
Rainwater Harvesting merupakan sistem pemanenan air hujan yang dirancang untuk menampung air yang berasal dari atap bangunan, kemudian disalurkan ke tangki penyimpanan berkapasitas 3.000 liter. Air yang telah ditampung selanjutnya dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan nonkonsumsi, seperti penyiraman taman, pemeliharaan ruang terbuka hijau, pembersihan area luar gedung, serta kebutuhan operasional lainnya yang tidak memerlukan air layak minum.
Pembangunan fasilitas ini merupakan bagian dari upaya FEB UB dalam mengurangi ketergantungan terhadap sumber air bersih sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan air hujan yang selama ini terbuang melalui saluran drainase. Dengan memanfaatkan air hujan secara optimal, fakultas dapat meningkatkan efisiensi penggunaan air sekaligus berkontribusi terhadap pengurangan limpasan permukaan (surface runoff) yang berpotensi menyebabkan genangan di kawasan kampus.
Selain memberikan manfaat dari sisi efisiensi penggunaan air, keberadaan sistem Rainwater Harvesting juga menjadi media pembelajaran bagi sivitas akademika mengenai pentingnya pengelolaan sumber daya air secara berkelanjutan. Melalui fasilitas ini, mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan dapat melihat secara langsung implementasi teknologi sederhana yang memberikan dampak nyata terhadap pelestarian lingkungan.
Penerapan sistem pemanenan air hujan ini sejalan dengan komitmen FEB UB dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 6 (Clean Water and Sanitation) melalui pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan, SDG 11 (Sustainable Cities and Communities) melalui pembangunan infrastruktur ramah lingkungan, SDG 12 (Responsible Consumption and Production) melalui efisiensi pemanfaatan sumber daya, serta SDG 13 (Climate Action) melalui upaya adaptasi terhadap perubahan iklim.
Melalui langkah ini, FEB UB menegaskan komitmennya untuk menjadi institusi pendidikan tinggi yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga menjadi pelopor dalam penerapan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan dan pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab.
#UB #UniversitasBrawijaya_SDG6 #UniversitasBrawijaya_SDG11 #UniversitasBrawijaya_SDG12 #UniversitasBrawijaya_SDG13 #UBGreenCampus #Sustainability