MALANG, 3 Agustus 2026 – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya (FEB UB) kembali menggelar pertemuan rutin yang dikemas lebih produktif dan edukatif. Acara bertajuk “Speak Up & Shine: Bincang Santai & Praktik Bicara Penuh Percaya Diri” tersebut diselenggarakan secara luring pada Senin, 3 Agustus 2026 hari ini. Selain itu, kegiatan yang berlangsung di Ruang Sidang Utama, Gedung Dekanat Lama Lantai 2 FEB UB ini memadukan silaturahmi bulanan dengan pelatihan public speaking komprehensif.

Peran anggota DWP saat ini tidak lagi terbatas pada kegiatan sosial pendukung organisasi semata. Oleh karena itu, kemampuan berkomunikasi secara efektif di depan publik menjadi kebutuhan yang sangat vital. Para pengurus dan anggota DWP kerap dihadapkan pada situasi formal di lingkungan kampus. Contohnya, mereka harus memandu acara, menyampaikan laporan, hingga berinteraksi dengan pemangku kepentingan universitas.

Pembedahan Strategi Komunikasi dan Penguasaan Panggung

Acara yang dimulai tepat pukul 09.00 WIB ini diawali dengan pembukaan resmi dan arisan rutin antaranggota. Selanjutnya, suasana ruangan berubah menjadi lebih dinamis saat memasuki sesi mini coaching komunikasi. Panitia menghadirkan pakar komunikasi dan pemateri bersertifikasi, Mirzah Ardiansyah, SE., MM., CMC., CPSS, sebagai narasumber utama.

Dalam pemaparannya, Mirzah mengupas tuntas berbagai kendala utama saat berbicara di depan umum. Salah satunya adalah rasa canggung atau rasa takut yang sering muncul secara tiba-tiba. Kemudian, beliau membagikan pilar utama komunikasi publik. Pilar tersebut meliputi penguasaan materi, pemetaan audiens, pengaturan intonasi vokal, penggunaan bahasa tubuh, hingga pengelolaan emosi panggung. Dengan demikian, pesan yang disampaikan dapat terdengar memikat dan meyakinkan.

Simulasi Praktik Langsung dan Umpan Balik Kritis

Daya tarik utama kegiatan ini terletak pada metode pembelajarannya yang berbasis praktik interaktif. Sementara itu, peserta tidak hanya duduk mendengarkan paparan teori secara pasif. Sebaliknya, beberapa perwakilan anggota DWP diajak langsung maju ke depan untuk melakukan simulasi berbicara.

Narasumber memberikan pendampingan langsung kepada setiap peserta yang tampil di depan forum. Setelah itu, umpan balik diberikan secara instan mengenai gaya penyampaian, posisi berdiri, ekspresi wajah, hingga ketepatan artikulasi. Sebab, latihan praktis secara langsung merupakan cara paling efektif untuk mengikis rasa tidak percaya diri.

Inovasi Agenda dan Pemberdayaan Organisasi

Pihak pengurus DWP FEB UB menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kegiatan rutin yang berbobot. Pertemuan bulanan kini dirancang sebagai wadah penguatan kapasitas (capacity building) bagi seluruh anggota.

Keterampilan berbicara publik ini diharapkan dapat menunjang peran ganda para anggota secara nyata. Baik dalam menjalankan tugas keorganisasian, karier pribadi, maupun aktivitas sosial di masyarakat. Oleh sebab itu, para peserta menyambut baik inovasi program yang bermanfaat ini.

Secara keseluruhan, rangkaian acara berlangsung dengan sukses, lancar, dan penuh keakraban. Para peserta pulang membawa wawasan baru serta keberanian untuk tampil lebih percaya diri. Akhirnya, kegiatan yang berlangsung hingga siang hari tersebut ditutup dengan penyerahan cenderamata, sesi foto bersama, serta ramah tamah.

Scroll to Top
Skip to content