
MALANG, 22 Mei 2026 – Sebagai langkah strategis dalam mendongkrak kuantitas dan kualitas publikasi ilmiah di kancah internasional, Program Doktor Ilmu Manajemen (PDIM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya sukses menggelar agenda intensif bertajuk “Unlock Your Publication Potential: Doctoral Research & Writing Bootcamp”. Workshop intensif ini berlangsung selama empat hari berturut-turut pada 18–21 Mei 2026 di lingkungan FEB Universitas Brawijaya.
Bootcamp ini dirancang khusus untuk memfasilitasi para mahasiswa program doktor (S3), dosen, serta peneliti di lingkungan Universitas Brawijaya agar mampu mentransformasikan hasil riset mereka menjadi artikel ilmiah yang menembus jurnal internasional bereputasi tinggi indeks Scopus.
Tidak tanggung-tanggung, PDIM FEB UB menghadirkan tiga pakar sekaligus Editor-in-Chief jurnal internasional terkemuka sebagai mentor utama, yaitu:
-
Prof. Puah Chin Hong – Profesor dari Faculty of Economics and Business, Universiti Malaysia Sarawak.
-
Prof. Hiram Ting – Tokoh di balik jurnal papan atas Young Consumers & Asian Journal of Business Research.
-
Prof. T. Ramayah – Pakar metodologi terkemuka dan Editor dari Journal of Applied Structural Equation Modeling.
Dalam sambutan pembukaannya, perwakilan jajaran pimpinan PDIM FEB UB menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan fakultas untuk mendukung internasionalisasi visi universitas. “Tantangan terbesar dalam penulisan disertasi dan artikel ilmiah sering kali terletak pada bagaimana menemukan research gap yang kuat dan menghindari desk rejection oleh editor jurnal. Melalui bootcamp ini, kita membawa langsung para Editors-in-Chief ke FEB UB agar peserta mendapatkan perspektif tangan pertama mengenai apa yang dicari oleh jurnal-jurnal bereputasi global,” ungkapnya.
Selama empat hari pelaksanaan, dari pukul 08.30 hingga 17.00 WIB setiap harinya, peserta disuguhkan materi hulu-ke-hilir yang sangat komprehensif. Mulai dari strategi mengidentifikasi research gap dan kontribusi teoritis, pemantapan metode kuantitatif tingkat lanjut (seperti SEM, PLS, dan CB-SEM) serta metode kualitatif, hingga taktik jitu merespons komentar para reviewers secara efektif.
Daya tarik utama yang membedakan bootcamp ini dengan seminar konvensional adalah adanya sesi Exclusive Benefits berupa Hands-on Manuscript & Data Clinic serta One-on-One Consultation. Dalam sesi intim tersebut, draf artikel milik peserta langsung dibedah dan diberi masukan teknis secara personal oleh ketiga profesor pendamping.
Melalui penyelenggaraan Doctoral Research & Writing Bootcamp ini, FEB UB berharap dapat melahirkan luaran publikasi yang berdampak tinggi (high-impact) sekaligus menguatkan posisi Universitas Brawijaya sebagai pusat riset unggulan di Asia Tenggara.