MALANG, FEB UB – Kehilangan barang berharga di lingkungan kampus sering kali menjadi momen yang membingungkan dan membuat panik mahasiswa. Menjawab keresahan tersebut, staf Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya (FEB UB) resmi meluncurkan sebuah inovasi digital bernama SIMBAT (Sistem Informasi Manajemen Barang Temuan).

Aplikasi ini dirancang khusus untuk mempermudah civitas akademika, khususnya mahasiswa FEB UB, dalam melaporkan maupun mencari barang-barang yang hilang di area fakultas.

“Barang Hilang, Ingat SIMBAT!”

Nama SIMBAT bukan sekadar singkatan teknis, melainkan sebuah harapan besar dari para pengembangnya. Melalui jargon “Barang Hilang, Ingat SIMBAT!”, sistem ini diharapkan menjadi top-of-mind atau solusi pertama yang langsung terlintas di benak mahasiswa ketika mereka kehilangan dompet, gawai, dokumen penting, atau barang berharga lainnya di area kampus.

Dengan sistem manajemen yang terintegrasi, mahasiswa tidak perlu lagi mencari informasi secara manual atau menanyakan satu per satu ke bagian pengamanan. Cukup dengan mengakses SIMBAT, seluruh data barang yang ditemukan akan tercatat secara transparan dan terstruktur.

Manfaat Luas untuk Civitas Akademika

Inovasi yang diinisiasi oleh staf FEB UB ini lahir dari semangat pelayanan dan kepedulian terhadap kenyamanan belajar mahasiswa. Dengan adanya aplikasi ini, proses pengembalian barang temuan kepada pemiliknya diyakini akan menjadi jauh lebih cepat, aman, dan efisien.

“Harapan kami dengan diberikannya nama SIMBAT pada aplikasi ini adalah agar sistem ini benar-benar membawa manfaat nyata bagi semua orang, khususnya bagi mahasiswa FEB UB yang sedang menempuh pendidikan di sini,” ujar perwakilan tim pengembang.

Melalui kehadiran SIMBAT, FEB UB kembali membuktikan komitmennya dalam memanfaatkan teknologi digital demi meningkatkan kualitas pelayanan publik dan menciptakan ekosimen kampus yang lebih suportif serta aman bagi seluruh warganya.

Scroll to Top
Skip to content