Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya (FEB UB) terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan kampus yang hijau, sehat, dan berkelanjutan melalui dukungan terhadap pelaksanaan Car Free Day (CFD) di lingkungan Universitas Brawijaya. Sebagai bentuk partisipasi aktif, FEB UB mengimbau seluruh civitas akademika, yang terdiri atas dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa, untuk tidak membawa kendaraan bermotor ke kampus setiap hari Jumat.
Anjuran tersebut merupakan bagian dari implementasi program Smart Green Campus FEB UB yang bertujuan mengurangi emisi karbon, meningkatkan kualitas udara, serta menciptakan lingkungan kampus yang lebih nyaman, aman, dan ramah bagi pejalan kaki maupun pesepeda. Selain itu, kebijakan ini diharapkan dapat menumbuhkan budaya penggunaan transportasi berkelanjutan di kalangan civitas akademika.
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya menyampaikan bahwa perubahan menuju kampus yang berkelanjutan memerlukan partisipasi aktif seluruh warga kampus melalui kebiasaan sederhana yang memberikan dampak besar bagi lingkungan.
“Car Free Day bukan sekadar mengurangi penggunaan kendaraan bermotor selama satu hari, tetapi merupakan momentum untuk membangun kesadaran bersama bahwa setiap individu memiliki peran dalam menjaga kelestarian lingkungan. Kami berharap seluruh civitas akademika FEB UB dapat berpartisipasi aktif sehingga budaya transportasi ramah lingkungan menjadi bagian dari kehidupan kampus.”
Pada hari pelaksanaan Car Free Day, civitas akademika dianjurkan menggunakan moda transportasi yang lebih ramah lingkungan, seperti berjalan kaki, bersepeda, menggunakan angkutan umum, kendaraan listrik, maupun berbagi kendaraan (carpooling). Selain berkontribusi dalam mengurangi emisi gas rumah kaca, aktivitas tersebut juga memberikan manfaat bagi kesehatan melalui peningkatan aktivitas fisik.
Dukungan terhadap Car Free Day juga menjadi bagian dari upaya FEB UB dalam meningkatkan kinerja keberlanjutan berdasarkan indikator UI GreenMetric World University Rankings, khususnya pada kategori Transportation, yang menilai kebijakan perguruan tinggi dalam mengurangi penggunaan kendaraan bermotor dan mendorong mobilitas rendah emisi.
Selama beberapa tahun terakhir, FEB UB terus mengembangkan berbagai fasilitas pendukung transportasi berkelanjutan, seperti jalur pedestrian yang lebih nyaman, area parkir sepeda, ruang terbuka hijau, serta stasiun pengisian air minum (refill station) untuk mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai. Berbagai program edukasi mengenai pengurangan emisi karbon, pengelolaan sampah, konservasi energi, dan efisiensi penggunaan sumber daya juga secara rutin diselenggarakan sebagai bagian dari implementasi Smart Green Campus.
Melalui dukungan terhadap kegiatan Car Free Day UB, FEB UB berharap dapat membangun budaya kampus yang lebih sehat, mengurangi kepadatan lalu lintas di lingkungan universitas, serta meningkatkan kualitas lingkungan bagi seluruh sivitas akademika. Langkah ini juga menjadi kontribusi nyata fakultas dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), SDG 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan), dan SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim).
Ke depan, FEB UB akan terus mengembangkan berbagai kebijakan dan program inovatif yang mendukung mobilitas berkelanjutan, efisiensi energi, serta pelestarian lingkungan, sebagai bagian dari komitmen fakultas untuk menjadi institusi pendidikan tinggi yang unggul, berdaya saing global, dan berwawasan lingkungan.