MALANG – Selain melepas ribuan mahasiswa ke ratusan desa, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya (FEB UB) tahun ini juga meluncurkan program strategis baru, yaitu Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Puskesmas. Program khusus ini menyasar tiga daerah penting di Jawa Timur, yakni Jombang, Madiun, dan Ponorogo.

Berbeda dengan PKM reguler, program ini didesain secara spesifik untuk melakukan pengabdian langsung di tiap-tiap Puskesmas setempat. Fokus utamanya adalah membantu penguatan tata kelola administratif, literasi keuangan, hingga optimalisasi program kerja kesehatan masyarakat melalui perspektif keilmuan rumpun ekonomi dan bisnis.

Kegiatan PKM Puskesmas ini dibuka dan diresmikan langsung oleh Ketua Departemen Akuntansi FEB UB, Yeney Widya Prihatiningtias, S.E., M.SA., DBA., Ak. dalam sebuah prosesi resmi.

Dalam sambutan pembukaannya, Ibu Yeney menekankan pentingnya sinergi nyata antara akademisi kampus dengan fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama (FKTP) seperti Puskesmas. Beliau berharap kehadiran mahasiswa FEB UB dapat memberikan dampak yang signifikan dan solutif.

“Sektor kesehatan saat ini sangat membutuhkan integrasi tata kelola yang akuntabel dan efisien. Melalui PKM Puskesmas ini, kami berharap mahasiswa dapat mengaplikasikan ilmu akuntansi dan manajemen mereka untuk membantu Puskesmas di Jombang, Madiun, dan Ponorogo dalam meningkatkan mutu pelayanan bagi masyarakat luas,” ujar Ibu Yeney Widya Prihatiningtias.

Melalui program ini, para mahasiswa diharapkan tidak hanya mengasah kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah secara kontekstual, tetapi juga belajar langsung mengenai dinamika manajemen kesehatan di lapangan. Penempatan di jaringan Puskesmas ketiga kota tersebut diharapkan dapat melahirkan inovasi tata kelola yang bermanfaat dan berkelanjutan bagi masyarakat daerah.


Tags: PKM Puskesmas, Departemen Akuntansi, FEB UB, Pengabdian Masyarakat,
Scroll to Top
Skip to content