
Malang, 30 Juni 2026 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya (FEB UB) menyelenggarakan Yudisium Periode Juni 2026 secara hybrid untuk pertama kalinya dengan melibatkan Universitas Brawijaya Kampus Jakarta. Kegiatan yang berlangsung di Aula Gedung F Lantai 7 FEB UB ini menjadi momentum bersejarah sebagai wujud kolaborasi lintas kampus dalam pelaksanaan prosesi akademik, sekaligus menandai pencapaian para mahasiswa yang telah menyelesaikan studinya.

Prosesi yudisium dipimpin oleh Wakil Dekan bidang Akademik FEB UB, Prof. Ananda Sabil Hussein, S.E., M.Com., Ph.D., yang dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga sekaligus haru kepada seluruh peserta yudisium. Menurutnya, meskipun yudisium merupakan agenda rutin bagi sivitas akademika FEB UB, setiap pelaksanaannya selalu memberikan kesan yang mendalam karena menjadi momen perpisahan dengan mahasiswa yang telah menempuh perjalanan akademik selama empat hingga lima tahun.
“Berada di titik ini bukanlah sesuatu yang mudah. Untuk mencapai garis akhir diperlukan perjuangan, ketekunan, dan komitmen yang luar biasa. FEB UB saat ini menempati peringkat kedelapan di Indonesia berdasarkan QS World University Rankings, sehingga dapat belajar di fakultas ini menunjukkan bahwa kalian adalah insan-insan terpilih,” ungkapnya.
Beliau juga menegaskan bahwa yudisium bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal untuk memasuki dunia profesional dan kehidupan bermasyarakat. Prof. Sabil berharap para lulusan mampu menjadi pribadi yang sukses, terus berkarya, serta tetap menjaga hubungan dengan almamater.
“Ini bukan akhir dari perjalanan karier kalian, tetapi awal untuk terus berjuang. Kehidupan nyata adalah ruang untuk mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh. Jangan lupakan FEB UB, dan mari bersama-sama menjadikan fakultas ini semakin unggul, baik di tingkat nasional maupun internasional,” pesannya.
Usai sambutan Wakil Dekan bidang Akademik, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan Yudisium bagi lulusan Program Sarjana dan Program Magister. Dalam kesempatan tersebut, Dr.rer.pol. Wildan Syafitri, S.E., M.E., selaku Ketua Program Studi Magister Ilmu Ekonomi, menyampaikan bahwa pendidikan merupakan investasi yang akan terus meningkatkan nilai diri seseorang.
“Semakin kita meningkatkan kemampuan, semakin besar pula pengetahuan dan teknologi yang kita miliki untuk menciptakan nilai tambah bagi diri sendiri maupun masyarakat. Melalui pendidikan, kita didorong menjadi insan pencipta, mampu menghadirkan sesuatu yang sebelumnya belum ada dengan bekal ilmu yang dimiliki. Prestasi yang diraih hari ini adalah kebanggaan kita bersama,” tuturnya.
Sementara itu, Dr. Desi Tri Kurniawati, S.E., M.M., selaku Ketua Program Studi Magister Manajemen, menyampaikan bahwa gelar akademik yang diterima para lulusan merupakan bukti dari perjalanan panjang yang telah mereka lalui.
“Hari ini merupakan langkah awal menuju kehidupan yang baru. Gelar akademik yang disandang bukan hanya sebuah pencapaian, tetapi juga membawa tanggung jawab moral dan intelektual. Jagalah nama baik almamater FEB UB di mana pun berada,” pesannya.
Senada dengan itu, Ketua Departemen Akuntansi, Yeney Widya Prihatiningtias, S.E., M.SA., DBA., Ak., mengajak seluruh lulusan untuk terus mengembangkan diri melalui pendidikan dan pembelajaran sepanjang hayat.
“Saya berharap seluruh lulusan dapat meraih cita-cita pribadi maupun cita-cita keluarga. FEB UB juga akan semakin maju apabila didukung oleh alumni-alumni yang hebat dan membanggakan Indonesia. Teruslah mencari ilmu sebanyak-banyaknya. Semakin banyak ilmu yang kita miliki, semakin kita menyadari masih banyak hal yang perlu dipelajari. Jika memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, manfaatkanlah kesempatan tersebut untuk meningkatkan potensi diri,” ujarnya.

Mewakili seluruh peserta yudisium, Wisnu Rahmawan menyampaikan pesan dan kesan penuh rasa syukur atas perjalanan yang telah dilalui selama menempuh pendidikan di FEB UB. Ia mengucapkan terima kasih kepada kedua orang tua yang telah memberikan dukungan, pengorbanan, dan doa tanpa henti hingga para mahasiswa berhasil menyelesaikan studinya.
“Di tengah berbagai tantangan yang kita hadapi saat ini, kita harus menjadi pribadi yang lebih kuat. Semoga ilmu yang telah kita pelajari selama di FEB UB dapat memberikan manfaat bagi diri sendiri, masyarakat, dan negara. Semoga FEB UB semakin bersinar dan semakin sukses di masa mendatang,” ungkapnya.
Pada Yudisium Periode Juni 2026 ini, FEB UB menetapkan sebanyak 127 lulusan, yang terdiri atas 115 lulusan Program Sarjana dan 12 lulusan Program Magister dari Kampus Malang maupun Kampus Jakarta.
Sebanyak 115 lulusan Program Sarjana terdiri atas:
5 lulusan Program Studi Ekonomi Pembangunan;
30 lulusan Program Studi Ekonomi Keuangan dan Perbankan;
3 lulusan Program Studi Ekonomi Islam;
38 lulusan Program Studi Manajemen;
5 lulusan Program Studi Kewirausahaan; dan
34 lulusan Program Studi Akuntansi.
Sementara itu, lulusan Program Magister terdiri atas:
2 lulusan Program Magister Ilmu Ekonomi;
5 lulusan Program Magister Manajemen;
3 lulusan Program Magister Akuntansi; serta
2 lulusan Program Magister Manajemen Universitas Brawijaya Kampus Jakarta yang mengikuti prosesi yudisium secara hybrid.
Pelaksanaan yudisium hybrid perdana bersama Universitas Brawijaya Kampus Jakarta menjadi tonggak baru bagi FEB UB dalam menghadirkan layanan akademik yang lebih terintegrasi. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, FEB UB terus berkomitmen mencetak lulusan yang unggul, adaptif, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa dan kemajuan dunia.