Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya (FEB UB) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program Green Campus melalui pembagian 300 tumbler dan kantong belanja ramah lingkungan (eco bag) kepada sivitas akademika. Kegiatan ini merupakan bagian dari kampanye pengurangan penggunaan plastik sekali pakai sekaligus mendorong penerapan gaya hidup yang lebih ramah lingkungan di lingkungan kampus.

Program pembagian tumbler dan kantong belanja tersebut dilaksanakan sebagai upaya membangun kebiasaan baru di kalangan mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, dan tenaga penunjang agar mengurangi ketergantungan terhadap botol air minum, kantong plastik, dan kemasan sekali pakai.

Dekan FEB UB menyampaikan bahwa pengurangan sampah plastik harus dimulai dari perubahan perilaku seluruh warga kampus melalui langkah-langkah sederhana namun berkelanjutan.

“Penyediaan tumbler dan kantong belanja ramah lingkungan merupakan bentuk dukungan fakultas dalam mengajak seluruh sivitas akademika untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Kami berharap kebiasaan membawa tumbler dan tas belanja sendiri menjadi bagian dari budaya sehari-hari di lingkungan FEB UB,” ujarnya.

Sebanyak 300 paket yang terdiri atas tumbler dan kantong belanja dibagikan kepada perwakilan mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, petugas kebersihan, satuan pengamanan, serta peserta berbagai kegiatan akademik dan kemahasiswaan. Selain sebagai media edukasi, pembagian perlengkapan ramah lingkungan ini juga menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Ketua Tim Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (K3L) FEB UB menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program Reduce, Reuse, Recycle (3R) yang menjadi fokus pengelolaan lingkungan di fakultas.

“Kami ingin membangun kesadaran bahwa setiap individu memiliki peran dalam mengurangi timbulan sampah. Membawa tumbler dan kantong belanja sendiri adalah langkah sederhana, tetapi jika dilakukan secara konsisten oleh seluruh warga kampus, dampaknya akan sangat besar terhadap pengurangan sampah plastik,” jelasnya.

Selain pembagian tumbler dan kantong belanja, FEB UB secara berkelanjutan melaksanakan berbagai program pendukung, seperti digitalisasi administrasi untuk mengurangi penggunaan kertas, penyediaan tempat sampah terpilah, pengelolaan sampah organik menjadi kompos, serta kampanye penggunaan produk yang dapat digunakan berulang kali dalam setiap kegiatan fakultas.

Melalui program ini, FEB UB berharap tercipta budaya kampus yang lebih peduli terhadap lingkungan serta mampu menjadi contoh penerapan praktik berkelanjutan di lingkungan perguruan tinggi. Langkah tersebut juga sejalan dengan komitmen Universitas Brawijaya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan mewujudkan kampus yang hijau, bersih, sehat, serta bebas dari sampah plastik sekali pakai.

#UB #UniversitasBrawijaya_SDG6 #UniversitasBrawijaya_SDG11 #UniversitasBrawijaya_SDG12 #UniversitasBrawijaya_SDG13 #UniversitasBrawijaya_SDG14 #UBGreenCampus #Sustainability

 

Scroll to Top
Skip to content